XAUUSD: Harga Emas Naik Terbatas pada Awal Sesi di Asia

Harga Emas Menguat Terbatas di Awal Sesi Asia pada 8 Desember 2025

Harga emas dunia bergerak naik secara terbatas pada awal perdagangan Asia, Senin, 8 Desember 2025. Logam mulia di pasar spot terhadap dolar Amerika Serikat atau XAU/USD menguat tipis seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve.

Penguatan ini menunjukkan sikap hati-hati pelaku pasar yang masih menunggu kepastian arah kebijakan moneter global. Meski kenaikannya tidak agresif, pergerakan emas tetap mencerminkan sentimen positif di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Pasar Asia Mendorong Harga Emas Naik Tipis pada Perdagangan Pagi

Pada perdagangan pagi hari, XAU/USD tercatat menguat sekitar 0,39 persen ke level USD 4.213,43. Harga emas bergerak stabil di area USD 4.205 hingga USD 4.215 selama awal sesi Asia. Penguatan ini dipicu oleh perkiraan luas bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuannya pada pertemuan Desember 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025.

Ekspektasi penurunan suku bunga tersebut mendorong minat beli emas karena logam mulia kerap diuntungkan ketika imbal hasil aset berbunga menurun. Kondisi ini membuat emas tetap diminati meski dolar AS bergerak fluktuatif.

Analisis Teknikal Menunjukkan Tantangan di Area Resistance

Secara teknikal, analis mencermati bahwa setiap momentum kenaikan emas masih berpotensi tertahan oleh area resistance di kisaran USD 4.245 hingga USD 4.250. Zona ini dinilai menjadi penghalang awal bagi pergerakan lanjutan harga emas dalam jangka pendek.

Jika emas mampu menembus area tersebut, harga berpeluang menguji resistance berikutnya di rentang USD 4.277 hingga USD 4.278. Penembusan yang konsisten di atas level tersebut dapat membuka jalan bagi penguatan lanjutan menuju area psikologis USD 4.300, yang dipandang sebagai target penting bagi pelaku pasar.

Support Kuat Menjaga Prospek Emas Tetap Positif

Di sisi lain, tekanan jual diperkirakan masih terbatas. Penurunan harga menuju area terendah mingguan di sekitar USD 4.164 hingga USD 4.163 dinilai tetap menarik bagi pembeli. Area ini berpotensi menjadi zona akumulasi selama sentimen fundamental tidak berubah signifikan.

Namun, jika harga emas turun secara meyakinkan di bawah level tersebut, tekanan teknikal dapat meningkat dan mendorong pengujian area USD 4.100 hingga USD 4.090. Zona ini diperkuat oleh Exponential Moving Average 200 periode pada grafik empat jam serta garis tren naik sejak akhir Oktober, yang dipandang sebagai fondasi kuat bagi pergerakan XAU/USD.