Harga Emas Dunia Terkoreksi jelang Pertemuan The Fed, Investor Waspada

Harga Emas Dunia Melemah Saat Investor Menunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia bergerak terkoreksi pada perdagangan Senin, 9 Desember 2025, ketika investor memilih bersikap waspada menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve. Pasar menahan transaksi besar karena menanti arah suku bunga yang akan diumumkan melalui pertemuan dua hari Komite Pasar Terbuka Federal atau FOMC.

Sikap hati-hati tersebut membuat pergerakan emas terbatas meski sentimen jangka panjang masih dinilai positif. Investor global menunggu sinyal yang lebih jelas sebelum mengambil posisi baru di pasar logam mulia.

Investor Menekan Harga Emas Sambil Menanti Sinyal Suku Bunga

Perdagangan di pasar global menunjukkan harga emas spot turun 0,2 persen ke level USD 4.189,49 per ons pada pukul 13.50 waktu New York. Pada saat yang sama, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Februari melemah 0,6 persen dan ditutup di USD 4.217,7 per ons.

Penurunan ini mencerminkan keputusan pelaku pasar yang menahan diri sembari menunggu hasil rapat FOMC. Investor menilai arah kebijakan The Fed akan menjadi faktor penentu pergerakan emas dalam jangka pendek.

Pasar Global Menunggu Pernyataan Jerome Powell

Selain keputusan suku bunga, pasar juga menunggu pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang dijadwalkan menyampaikan konferensi pers setelah rapat berakhir. Pernyataan tersebut dinilai akan memberikan petunjuk penting terkait kebijakan moneter selanjutnya.

Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, menyatakan pasar masih menanti kejelasan sikap The Fed. Ia menegaskan investor membutuhkan panduan yang lebih tegas sebelum kembali meningkatkan eksposur ke aset emas.

Fundamental Kuat Menjaga Daya Tarik Emas

Meski harga terkoreksi, Peter Grant menilai emas tetap memiliki daya tarik kuat. Ia menyoroti pembelian emas oleh bank sentral global yang terus berlanjut sebagai penopang utama harga. Faktor tersebut membuat prospek emas jangka menengah hingga panjang tetap solid.

Grant juga menyebut peluang harga emas menembus USD 5.000 per ons pada kuartal pertama 2026 masih terbuka, selama kondisi makroekonomi mendukung dan suku bunga bergerak turun.

Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Menguat di Pasar

Pasar saat ini memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin dengan probabilitas mencapai 90 persen. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan perkiraan pada November yang berada di kisaran 66 persen.

Keputusan FOMC dijadwalkan diumumkan pada Rabu waktu setempat. Penurunan suku bunga umumnya meningkatkan daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga, sehingga lebih kompetitif saat suku bunga rendah.