Harga Emas 24 Karat Hari Ini 10 Desember 2025 di Pegadaian, Antam hingga Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Menguat pada 10 Desember 2025 di Pegadaian, Antam, dan Hartadinata

Harga emas 24 karat bergerak menguat pada Rabu, 10 Desember 2025, seiring meningkatnya optimisme pelaku pasar global menjelang keputusan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve. Penguatan harga emas dunia langsung memengaruhi pergerakan harga emas di pasar domestik, termasuk di Pegadaian, PT Aneka Tambang Tbk (Antam), dan PT Hartadinata Abadi Tbk.

Kondisi pasar yang dinamis membuat investor kembali melirik emas sebagai aset lindung nilai. Selain itu, sentimen global yang berkembang turut mendorong minat beli logam mulia di dalam negeri.

Pelaku Pasar Global Mendorong Kenaikan Harga Emas Dunia

Harga emas di pasar spot dunia mencatat kenaikan pada perdagangan terbaru. Emas spot naik 0,4 persen ke level USD 4.205,36 per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Februari menguat 0,4 persen menjadi USD 4.234,4 per ounce. Kenaikan ini terjadi saat pelaku pasar tetap optimistis terhadap arah kebijakan moneter The Fed.

Optimisme tersebut muncul meskipun pasar masih mencermati data ekonomi Amerika Serikat. Investor menilai peluang pelonggaran suku bunga tetap terbuka, sehingga mendukung pergerakan harga emas ke arah positif.

Lonjakan Harga Perak Memperkuat Sentimen Logam Mulia

Selain emas, harga perak mencatat kenaikan tajam dan menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa. Harga perak di pasar spot melonjak 4 persen menjadi USD 60,52 per ounce. Analis City Index, Fawad Razaqzada, menyebut kenaikan ini dipicu oleh ekspektasi kuat terhadap permintaan industri di masa depan.

Momentum pembelian perak yang solid turut memperkuat sentimen positif di pasar logam mulia secara keseluruhan. Pasokan perak yang terbatas dan persediaan global yang menipis ikut mendorong reli harga.

Ekspektasi Suku Bunga The Fed Mengarahkan Pergerakan Emas

Analis RJO Futures, Bob Haberkorn, menilai pergerakan emas saat ini dipengaruhi oleh lonjakan harga perak dan ekspektasi penurunan suku bunga lanjutan oleh The Fed. Pasar memperkirakan bank sentral AS masih membuka ruang pemangkasan suku bunga seperempat poin.

Namun, data pasar tenaga kerja AS memberikan sinyal beragam. Laporan JOLTS menunjukkan lowongan pekerjaan meningkat menjadi 7,67 juta pada Oktober, melampaui perkiraan pasar. Data tersebut menandakan pasar tenaga kerja yang masih kuat dan berpotensi membatasi ruang penurunan suku bunga.

Harga Emas Domestik Mengikuti Tren Global

Pergerakan harga emas dunia turut memengaruhi harga emas 24 karat di dalam negeri. Pelaku pasar domestik kini mencermati perkembangan harga emas di Pegadaian, Antam, dan Hartadinata yang cenderung mengikuti tren global. Dengan sentimen yang masih positif, harga emas domestik berpotensi bertahan di level tinggi dalam jangka pendek.