Harga Emas Perhiasan Menguat dan Menyentuh Level Tertinggi pada 15 Desember 2025
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
Harga emas perhiasan di pasar domestik bergerak menguat pada Senin, 15 Desember 2025, seiring lonjakan harga emas dunia sepanjang tahun ini. Kenaikan tersebut membuat harga emas perhiasan di sejumlah gerai utama mencapai level tertinggi, dengan banderol termahal menembus Rp 2,23 juta per gram. Kondisi ini mencerminkan dampak langsung penguatan harga emas global terhadap pasar dalam negeri.
Sepanjang 2025, harga emas dunia melonjak sekitar 60 persen dan mencatatkan kinerja tahunan terbaik sejak 1979. Tren penguatan ini mendorong peningkatan harga emas di berbagai segmen, termasuk emas perhiasan yang banyak diminati masyarakat. Pada awal pekan ini, konsumen memantau pergerakan harga di gerai seperti Raja Emas dan Laku Emas untuk menyesuaikan rencana pembelian maupun penjualan.
Penguatan Harga Emas Dunia Mendorong Kenaikan Emas Perhiasan
Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai harga emas dunia masih berpeluang mencetak rekor tertinggi baru pada Desember 2025. Ia memproyeksikan emas global dapat mencapai USD 4.440 per troy ons, melampaui rekor sebelumnya. Ketidakpastian global yang masih tinggi terus mendorong investor memburu emas sebagai aset lindung nilai.
Proyeksi tersebut ikut memperkuat harga emas di pasar domestik. Jika target harga emas dunia tercapai, Ibrahim memperkirakan harga logam mulia dalam negeri berpotensi menembus Rp 2.700.000 per gram hingga akhir tahun. Peningkatan permintaan terhadap emas sebagai aset aman dinilai menjadi faktor utama yang menjaga tren positif tersebut.
Sentimen Global Menjaga Tren Positif Hingga Akhir Tahun
Ibrahim menegaskan sentimen pasar yang defensif membuat emas tetap menjadi instrumen investasi favorit. Selama ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global belum mereda, minat terhadap emas diperkirakan tetap kuat. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada emas batangan, tetapi juga pada harga emas perhiasan yang ikut bergerak naik.
Meski pergerakan harga emas sempat berfluktuasi tajam, Ibrahim menilai arah jangka menengah hingga akhir tahun masih cenderung menguat. Saat ini, harga emas dunia bergerak di kisaran USD 4.300 per troy ons, sementara harga logam mulia domestik berada di sekitar Rp 2.462.000 per gram. Tekanan jual di pasar Amerika Serikat sempat memicu koreksi, namun tidak mengubah tren utama.
Dengan latar belakang tersebut, harga emas perhiasan pada 15 Desember 2025 tetap mencerminkan optimisme pasar. Masyarakat dan investor kini semakin selektif memantau pergerakan harga harian untuk menentukan strategi transaksi yang paling menguntungkan.
