Harga Emas Melonjak Tajam dan Mencetak Rekor Baru pada Senin 19 Januari 2026

Harga emas dunia kembali menguat tajam pada perdagangan Senin, 19 Januari 2026, dan berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Pada sesi perdagangan hari ini, harga emas dunia melonjak 1,67% ke level USD4.670,99 per troy ons. Penguatan signifikan ini membawa emas kembali menembus area USD4.600 per troy ons setelah sempat mengalami tekanan pada pekan sebelumnya.
Kenaikan tajam tersebut menandai pembalikan arah pasar setelah emas sempat terkoreksi pada Jumat, 16 Januari 2026. Saat itu, harga emas dunia tercatat turun 0,43% dan ditutup di posisi USD4.594,72 per troy ons. Meski sempat tertekan hingga sekitar 1% secara intraday, emas mampu bangkit menjelang penutupan perdagangan, menunjukkan ketahanan minat beli investor.
Ketegangan Global dan Ancaman Tarif AS Mengerek Permintaan Safe Haven
Analis Marex, Edward Meir, menilai pergerakan emas dalam beberapa pekan terakhir dipengaruhi oleh aksi ambil untung setelah reli panjang. Ia menjelaskan bahwa meredanya ketegangan di Timur Tengah sempat mengurangi dorongan geopolitik terhadap harga emas. Namun, sentimen tersebut kembali berubah seiring munculnya risiko geopolitik baru.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi pusat perhatian pasar setelah melontarkan ancaman tarif bea masuk terhadap negara-negara Eropa. Trump menyampaikan rencana pengenaan tarif sebesar 10% terhadap Prancis, Jerman, dan Inggris mulai 1 Februari 2026, dengan kenaikan hingga 25% pada Juni mendatang. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas perdagangan global.
Di sisi lain, kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan Taiwan terkait penurunan tarif ekspor semikonduktor turut menambah dinamika geopolitik. Langkah ini dinilai berpotensi memicu ketegangan baru dengan China, sehingga mendorong investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai.
Harga Emas Indonesia Ikut Mencetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Di pasar domestik, harga emas Indonesia bergerak sejalan dengan tren global. Pada Senin, 19 Januari 2026, harga beli emas Antam melonjak Rp40.000 menjadi Rp2.703.000 per gram. Level ini sekaligus mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah harga emas Antam.
Harga buyback Antam juga naik signifikan sebesar Rp36.000 ke posisi Rp2.545.000 per gram. Sementara itu, emas digital di aplikasi Treasury mencatat kenaikan tajam ke level Rp2.648.922 per gram pada pukul 10.00 WIB. Bahkan, pada awal perdagangan, harga emas digital Treasury sempat menyentuh rekor baru di Rp2.662.730 per gram.
