Dolar AS Menguat dan Menekan Harga Emas Dunia pada Jumat 16 Januari 2026

Harga emas dunia bergerak melemah pada Jumat, 16 Januari 2026, seiring penguatan dolar Amerika Serikat yang menekan minat beli investor global. Pada pukul 08.25 WIB, harga emas tercatat turun 0,39% ke level USD4.605,79 per troy ons. Pergerakan ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat.
Penguatan dolar AS membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor non-dolar. Kondisi ini mendorong aksi penyesuaian posisi setelah emas mencatat kenaikan signifikan dalam beberapa hari sebelumnya. Pasar global pun memilih menahan eksposur sambil menunggu arah kebijakan moneter yang lebih jelas.
Indeks Dolar AS Menguat dan Menekan Pergerakan Emas Global
Pada perdagangan Kamis, 15 Januari 2026, harga emas dunia ditutup melemah 0,26% di posisi USD4.623,70 per troy ons. Pelemahan tersebut terjadi seiring indeks dolar AS menguat ke level tertinggi sejak 2 Desember. Kenaikan dolar mempersempit ruang penguatan emas dalam jangka pendek meski tren menengah masih bertahan positif.
Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, menilai rilis data klaim tunjangan pengangguran AS yang menurun memperkuat posisi dolar. Data tersebut menjaga ekspektasi bahwa The Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga stabil setidaknya hingga paruh pertama 2026.
Meredanya Risiko Geopolitik Membuat Emas Terkoreksi Wajar
Dari sisi geopolitik, meredanya ketegangan global turut menahan laju emas. Pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait Iran dan arah kepemimpinan The Fed membantu meredam kekhawatiran pasar. Kondisi ini membuat koreksi harga emas dinilai sebagai penyesuaian sehat di tengah tren kenaikan yang masih berlangsung.
Meski demikian, faktor fundamental tetap memberikan dukungan. Bank Sentral Polandia mengumumkan kepemilikan emas mencapai 550 ton pada akhir 2025 dan menyampaikan rencana penambahan cadangan. Langkah tersebut memperkuat pandangan bahwa emas tetap diminati sebagai aset lindung nilai jangka menengah dan panjang.
Harga Emas Antam dan Emas Digital Mengikuti Koreksi Global
Di pasar domestik, harga emas Antam pada Jumat, 16 Januari 2026, pukul 08.30 WIB tercatat turun ke Rp2.669.000 per gram. Penurunan ini mengakhiri reli empat hari beruntun setelah sehari sebelumnya emas Antam mencetak rekor tertinggi di Rp2.675.000 per gram. Harga buyback juga menyesuaikan turun ke Rp2.515.000 per gram.
Sementara itu, harga emas digital Treasury pada pukul 09.00 WIB berada di level Rp2.615.454 per gram. Angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya, mencerminkan respons cepat pasar terhadap koreksi emas global.
