Harga Emas Perhiasan Berfluktuasi pada Perdagangan 27 Januari 2026
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
Harga emas perhiasan di pasar domestik menunjukkan pergerakan fluktuatif pada Selasa, 27 Januari 2026. Perubahan harga ini mengikuti dinamika harga emas dunia, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta sentimen kebijakan bank sentral global. Kondisi tersebut membuat masyarakat dan investor perlu mencermati perkembangan harga emas perhiasan hari ini sebelum melakukan transaksi.
Emas perhiasan tetap menjadi pilihan masyarakat, tidak hanya sebagai pelengkap gaya hidup, tetapi juga sebagai instrumen penyimpan nilai. Oleh karena itu, pemantauan harga dari berbagai penyedia menjadi langkah penting untuk memastikan keputusan jual beli dilakukan secara tepat di tengah pasar yang bergerak dinamis.
Laku Emas Menetapkan Harga Beragam Sesuai Kadar Karat
Platform Laku Emas menetapkan harga emas perhiasan berdasarkan kadar karat yang berbeda-beda. Untuk emas 24 karat dengan kadar kemurnian 99 persen, harga dipatok sebesar Rp 2.465.000 per gram. Sementara itu, emas 23 karat berada di level Rp 2.140.000 per gram dan emas 22 karat dijual Rp 2.047.000 per gram.
Harga emas 21 karat tercatat Rp 1.957.000 per gram, sedangkan emas 20 karat dibanderol Rp 1.862.000 per gram. Pada kadar yang lebih rendah, emas 18 karat dipasarkan seharga Rp 1.673.000 per gram dan emas 14 karat berada di level Rp 1.297.000 per gram. Adapun emas 9 karat dijual dengan harga Rp 828.000 per gram. Perbedaan harga ini mencerminkan variasi kandungan emas murni yang memengaruhi nilai jual perhiasan.
Harga Emas Dunia Menguat dan Memengaruhi Pasar Domestik
Penguatan harga emas perhiasan tidak terlepas dari lonjakan harga emas dunia yang pada 27 Januari 2026 menembus level USD 5.000 per troy ounce. Kenaikan tersebut dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, tensi geopolitik, serta ekspektasi perubahan arah suku bunga di Amerika Serikat. Selain itu, aksi pembelian emas oleh bank sentral turut memperkuat permintaan global.
Di dalam negeri, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga berperan dalam menentukan harga emas perhiasan. Pelemahan rupiah cenderung mendorong harga emas naik, sementara penguatan rupiah dapat menahan laju kenaikan harga.
Investor Mempertimbangkan Strategi di Tengah Volatilitas Harga
Masyarakat dan investor disarankan membandingkan harga dari berbagai penyedia sebelum membeli atau menjual emas perhiasan. Selain harga emas murni, faktor ongkos pembuatan perlu diperhitungkan karena dapat memengaruhi nilai jual kembali. Berbeda dengan emas batangan yang lebih murni dan cocok untuk investasi jangka panjang, emas perhiasan memiliki nilai estetika yang juga menentukan harganya.
Dengan memahami faktor-faktor tersebut, pelaku pasar dapat menyusun strategi yang lebih matang dalam memanfaatkan pergerakan harga emas perhiasan di tengah volatilitas pasar.
