Harga Emas Dunia Menguat dan Dorong Kenaikan Logam Mulia Antam pada 25 Maret 2026
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
Kenaikan Harga Emas Global Dipicu Harapan Redanya Konflik Timur Tengah
Jakarta – Harga emas dunia mencatat kenaikan signifikan pada Rabu, 25 Maret 2026. Logam mulia ini menguat lebih dari 2 persen dan mendekati level USD 4.600 per troy ons, seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap kemungkinan meredanya konflik di Timur Tengah.
Kenaikan ini terjadi setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat tengah mengupayakan pembicaraan dengan Iran guna mencapai gencatan senjata sementara. Upaya diplomatik tersebut mendorong sentimen positif di pasar global, meskipun sebelumnya ketegangan geopolitik sempat menekan harga emas.
Data dari Trading Economics menunjukkan harga emas naik 2,18 persen menjadi USD 4.570,54. Media internasional juga melaporkan bahwa AS telah mengajukan proposal negosiasi untuk meredakan konflik, sehingga meningkatkan harapan stabilitas kawasan.
Harga Emas Antam Naik dan Buyback Ikut Melonjak
Di pasar domestik, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) ikut mengalami kenaikan. Pada hari yang sama, harga emas Antam naik Rp 7.000 menjadi Rp 2.850.000 per gram.
Selain itu, harga buyback atau pembelian kembali juga melonjak Rp 27.000 menjadi Rp 2.507.000 per gram. Kenaikan ini menunjukkan tingginya minat pasar terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian global.
Pergerakan harga ini mencerminkan pengaruh langsung dari dinamika pasar internasional terhadap harga emas dalam negeri, terutama saat sentimen geopolitik dan kebijakan moneter menjadi faktor utama.
Harga Emas Pegadaian Justru Mengalami Penurunan
Berbeda dengan Antam, harga emas di Pegadaian menunjukkan tren penurunan pada periode yang sama. Emas produksi UBS turun menjadi Rp 2.852.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.862.000.
Sementara itu, emas Galeri24 juga melemah ke level Rp 2.838.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 2.849.000. Penurunan ini mencerminkan adanya perbedaan mekanisme penyesuaian harga antar penyedia emas di dalam negeri.
Meski demikian, harga emas di Pegadaian tetap bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar global dan nilai tukar.
Hartadinata Abadi Menawarkan Harga Lebih Rendah untuk Emas 24 Karat
Di sisi lain, PT Hartadinata Abadi Tbk menetapkan harga emas 24 karat pada level yang lebih rendah dibandingkan Antam. Pada 25 Maret 2026, harga emas 1 gram di perusahaan tersebut berada di angka Rp 2.605.000.
Perbedaan harga ini memberikan alternatif bagi masyarakat dalam memilih produk investasi emas sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Dengan berbagai pilihan yang tersedia, investor dapat mempertimbangkan strategi terbaik di tengah pergerakan harga yang dinamis.
