Harga Emas Antam Melemah Tipis Setelah Sempat Melonjak Tajam

Jakarta — Harga emas produksi Antam kembali bergerak turun pada perdagangan Sabtu, 2 Mei 2026. Setelah sehari sebelumnya melonjak signifikan, harga logam mulia Antam 24 karat kini terkoreksi Rp 3.000 per gram dan berada di level Rp 2.796.000 per gram.
Berdasarkan pembaruan harga resmi dari unit bisnis logam mulia Antam, pelemahan tersebut terjadi di hampir seluruh ukuran produk emas batangan. Meski turun tipis, harga emas masih bertahan di level tinggi setelah sempat mencatat penguatan besar pada perdagangan sebelumnya.
Untuk ukuran terkecil, emas 0,5 gram kini dipasarkan di harga Rp 1.448.000. Sementara emas ukuran 10 gram dijual sebesar Rp 27.455.000. Adapun emas batangan ukuran terbesar, yakni 1.000 gram atau satu kilogram, kini dibanderol Rp 2.736.600.000.
Pergerakan Harga Emas Masih Berfluktuasi dalam Sepekan Terakhir
Dalam satu pekan terakhir, harga emas Antam tercatat bergerak di kisaran Rp 2.769.000 hingga Rp 2.825.000 per gram. Sementara dalam periode satu bulan terakhir, harga emas berada dalam rentang Rp 2.769.000 sampai Rp 2.900.000 per gram.
Pergerakan tersebut menunjukkan pasar emas masih mengalami fluktuasi. Investor pun terus mencermati perubahan harga untuk menentukan waktu yang tepat dalam membeli maupun menjual logam mulia.
Harga Buyback Antam Ikut Turun dan Bertahan di Level Tinggi
Selain harga jual, Antam juga menyesuaikan harga buyback atau pembelian kembali emas dari masyarakat. Pada perdagangan hari ini, harga buyback turun Rp 3.000 per gram dan kini berada di level Rp 2.586.000 per gram.
Harga buyback menjadi patokan bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali aset mereka kepada Antam. Meski terkoreksi, level harga tersebut masih tergolong tinggi dibandingkan pergerakan dalam beberapa pekan terakhir.
Sementara itu, transaksi buyback tetap mengacu pada ketentuan perpajakan yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang dipotong langsung saat transaksi dilakukan.
