Harga Emas Antam Melemah Tipis Rp 1.000 pada Awal Pekan

Jakarta — Harga emas produksi Antam kembali mengalami koreksi pada awal pekan. Pada perdagangan Senin, 4 Mei 2026, harga emas batangan 24 karat turun Rp 1.000 per gram dan kini berada di level Rp 2.795.000 per gram.
Berdasarkan pembaruan harga resmi dari unit bisnis logam mulia Antam, pelemahan tipis tersebut terjadi setelah harga emas bergerak fluktuatif dalam beberapa hari terakhir. Meski penurunannya terbatas, pergerakan ini tetap menjadi perhatian investor yang terus memantau arah pasar logam mulia.
Untuk ukuran terkecil, emas 0,5 gram kini dijual seharga Rp 1.447.500. Sementara emas ukuran 10 gram dipasarkan di level Rp 27.445.000. Adapun emas batangan ukuran terbesar, yakni 1.000 gram atau satu kilogram, kini dibanderol Rp 2.735.600.000.
Harga Emas Antam Melanjutkan Tren Pelemahan dalam Sepekan
Jika melihat pergerakan selama sepekan terakhir, harga emas Antam tercatat bergerak turun dari kisaran Rp 2.809.000 menjadi Rp 2.795.000 per gram. Dalam rentang satu bulan terakhir, harga emas juga mengalami koreksi dari level Rp 2.857.000 ke posisi saat ini.
Kondisi tersebut menunjukkan pasar emas masih berada dalam fase penyesuaian setelah sempat mencatat lonjakan pada akhir April. Investor pun terus mencermati sentimen pasar untuk menentukan strategi investasi yang lebih tepat.
Harga Buyback Antam Ikut Turun ke Level Rp 2.585.000
Selain harga jual, Antam juga menurunkan harga buyback atau pembelian kembali emas dari masyarakat. Pada perdagangan hari ini, harga buyback turun Rp 1.000 per gram dan kini berada di level Rp 2.585.000 per gram.
Harga buyback menjadi acuan penting bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali aset mereka. Meski terkoreksi, harga tersebut masih bertahan di level tinggi dibandingkan beberapa periode sebelumnya.
Di sisi lain, transaksi buyback tetap mengikuti ketentuan perpajakan yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang dipotong langsung saat transaksi berlangsung.
