Hartadinata Abadi Perkuat Posisi di Bursa Setelah Resmi Masuk Indeks LQ45
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463382/original/056596000_1767610256-WhatsApp_Image_2026-01-05_at_10.42.50.jpeg)
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) resmi bergabung ke dalam indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia untuk periode Mei hingga Juli 2026. Pencapaian ini menegaskan posisi perseroan sebagai salah satu emiten dengan likuiditas tinggi dan fundamental bisnis yang terus menguat di pasar modal Indonesia.
Mengacu pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 5 Mei 2026, HRTA berhasil mencatatkan pertumbuhan keuangan yang agresif sepanjang 2025. Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp44,55 triliun atau melonjak 144,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, laba bersih juga meningkat signifikan sebesar 121,3 persen menjadi Rp978,5 miliar.
Kinerja tersebut sekaligus memperkuat dominasi HRTA di industri emas nasional. Perseroan kini menguasai pangsa pasar perhiasan dan emas batangan domestik hingga 48,58 persen.
HRTA Penuhi Seluruh Kriteria Ketat Indeks LQ45
Direktur Utama HRTA, Sandra Sunanto, menegaskan bahwa masuknya perusahaan ke dalam indeks LQ45 menjadi bukti kuat atas kepercayaan pasar terhadap strategi bisnis yang dijalankan perseroan.
Bursa Efek Indonesia menetapkan sejumlah syarat ketat bagi emiten yang masuk ke dalam indeks tersebut. Kriteria tersebut meliputi kapitalisasi pasar free float yang besar, rasio free float di atas 10 persen, tingkat likuiditas transaksi yang konsisten tinggi, serta fundamental bisnis yang solid.
HRTA berhasil memenuhi seluruh persyaratan tersebut. Pertumbuhan laba yang agresif serta peningkatan volume transaksi saham sepanjang 2025 menjadi faktor utama yang mendorong perseroan masuk ke dalam kelompok 45 saham paling likuid di pasar modal Indonesia.
Sandra menilai pencapaian ini bukan sekadar pengakuan dari pasar modal, tetapi juga mencerminkan posisi strategis HRTA dalam ekosistem industri emas nasional yang terus berkembang.
HRTA Jalankan Strategi Ekspansi untuk Perluas Pasar
Direktur Investor Relations HRTA, Thendra Crisnanda, menjelaskan bahwa optimisme perusahaan untuk menjaga pertumbuhan bisnis didukung oleh strategi ekspansi yang telah berjalan secara konsisten.
Perseroan terus memperluas penetrasi pasar melalui kemitraan strategis dengan institusi keuangan dan bullion bank. Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.
Thendra menegaskan bahwa masuknya HRTA ke indeks LQ45 menjadi validasi atas kekuatan fundamental perusahaan sekaligus keberhasilan eksekusi strategi bisnis yang dijalankan selama ini.
HRTA Perkuat Operasi dan Brand untuk Mendorong Pertumbuhan 2026
Sebagai perusahaan emas terintegrasi, HRTA mengelola rantai bisnis mulai dari sourcing bahan baku, refining dengan standar kemurnian 99,99 persen, hingga distribusi produk melalui lebih dari 1.000 titik penjualan di seluruh Indonesia.
Melalui payung merek HRTA Gold dengan slogan “The Gold You Can Trust”, perseroan terus memperkuat kepercayaan konsumen terhadap kualitas produknya.
Memasuki 2026, HRTA menetapkan fokus strategi pada penguatan merek, ekspansi penjualan multi-channel, pengembangan jaringan ritel, dan peningkatan penetrasi segmen institusional guna menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
