Peta Harga Emas Perhiasan 19 Agustus 2025: Konsumen dan Investor Punya Lebih Banyak Pilihan
emasharini.id – Selasa, 19 Agustus 2025, pasar perhiasan emas menampilkan variasi harga yang semakin beragam. Perbedaan tersebut muncul karena tingkatan karat dan strategi harga dari setiap penyedia produk. Data dari Raja Emas dan Laku Emas memperlihatkan bahwa selisih harga cukup signifikan antara kadar rendah dan tinggi. Akibatnya, konsumen maupun investor memperoleh acuan penting sebelum memutuskan membeli perhiasan emas, baik untuk nilai estetika maupun tujuan investasi.
Selain itu, tren harga perhiasan emas ini juga merefleksikan sentimen global dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Kondisi ekonomi dunia yang bergejolak memengaruhi harga emas secara keseluruhan. Sementara itu, faktor produksi seperti desain, tingkat kemurnian emas, dan biaya pembuatan ikut membentuk harga akhir di pasaran. Dengan begitu, konsumen tidak hanya membeli perhiasan berdasarkan berat emas, melainkan juga nilai tambah yang ditawarkan produk.
Ragam Harga di Raja Emas: Dari Kadar Rendah Hingga Tertinggi
Raja Emas menghadirkan variasi kadar yang sangat luas, mulai dari K5 hingga K24. Harga tertinggi untuk K24 mencapai Rp 1.680.000 per gram. Kemudian harga turun secara bertahap, seperti K23 Rp 1.398.000, K22 Rp 1.337.000, K21 Rp 1.277.000, dan K20 Rp 1.216.000. Selanjutnya, konsumen menemukan harga K19 Rp 1.154.000 dan K18 Rp 1.095.000. Tingkatan menengah seperti K17 dijual Rp 1.034.000, sedangkan K16 Rp 973.000. Harga semakin menurun hingga K6 Rp 367.000 dan K5 Rp 305.000 per gram.
Dengan ragam harga yang panjang ini, Raja Emas memberi keleluasaan lebih besar. Konsumen bisa memilih sesuai kebutuhan, apakah perhiasan itu untuk penggunaan sehari-hari, koleksi pribadi, atau instrumen investasi jangka panjang.
Laku Emas: Alternatif dengan Harga Kompetitif
Di sisi lain, Laku Emas menawarkan pilihan kadar dengan harga lebih kompetitif dibanding Raja Emas, khususnya pada kadar tinggi. Untuk K24, Laku Emas menetapkan harga Rp 1.578.000 per gram, lebih rendah dari Raja Emas. Selanjutnya, K23 dijual Rp 1.401.000, K22 Rp 1.343.000, dan K21 Rp 1.286.000. Harga terus menurun seperti K20 Rp 1.223.000, K19 Rp 1.160.000, K18 Rp 1.098.000, K17 Rp 1.035.000, dan K16 Rp 972.000.
Tidak berhenti di situ, Laku Emas juga menyediakan kadar menengah hingga rendah seperti K15 Rp 910.000, K14 Rp 849.000, K13 Rp 789.000, K12 Rp 727.000, K11 Rp 664.000, K10 Rp 603.000, dan K9 Rp 541.000 per gram. Dengan demikian, Laku Emas mampu menjangkau konsumen dengan anggaran beragam.
Strategi Pembelian yang Bisa Diterapkan
Meskipun harga berbeda antara dua penyedia, konsumen bisa memanfaatkannya dengan strategi yang cerdas. Jika tujuan pembelian lebih condong ke kadar tinggi dengan harga hemat, maka Laku Emas menawarkan pilihan yang kompetitif. Namun, bagi konsumen yang menginginkan variasi kadar lengkap mulai dari yang sangat rendah hingga tertinggi, Raja Emas menjadi alternatif yang lebih menarik.
Untuk investasi jangka panjang, kadar tinggi seperti K24 dan K23 tetap menjadi primadona karena kandungan emas murni lebih besar. Selain itu, investor perlu menghitung selisih harga antar kadar agar modal yang dikeluarkan memberi keuntungan maksimal.