Harga Emas Antam Mencetak Rekor Tertinggi pada Perdagangan 28 Januari 2026
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375574/original/030742400_1538739776-20181005-Emas-Antam-5.jpg)
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk kembali mencetak rekor tertinggi pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026. Kenaikan harga ini terjadi setelah emas Antam sempat mengalami koreksi pada hari sebelumnya, lalu kembali menguat seiring lonjakan harga emas dunia di pasar internasional. Kondisi tersebut mendorong minat investor domestik untuk tetap menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai utama.
Antam Menaikkan Harga Emas Satu Gram hingga Rp 2,968 Juta
Antam menetapkan harga emas batangan ukuran satu gram sebesar Rp 2.968.000. Harga tersebut naik Rp 52.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp 2.916.000 per gram. Kenaikan ini sekaligus melampaui rekor tertinggi yang tercatat pada Senin, 27 Januari 2026. Penguatan harga terjadi merata pada seluruh pecahan emas, mulai dari ukuran terkecil hingga satu kilogram.
Antam Menyesuaikan Harga Buyback Seiring Kenaikan Harga Jual
Selain menaikkan harga jual, Antam juga menyesuaikan harga buyback emas batangan. Pada perdagangan hari ini, harga buyback naik Rp 50.000 menjadi Rp 2.799.000 per gram. Penyesuaian tersebut memberikan peluang keuntungan lebih besar bagi investor yang berencana melepas kepemilikan emasnya di tengah tren harga yang terus menguat.
Lonjakan Harga Emas Dunia Mendorong Kenaikan Harga Domestik
Kenaikan harga emas Antam tidak terlepas dari pergerakan harga emas dunia yang kembali mencetak rekor. Harga emas di pasar spot naik signifikan dan menembus level psikologis USD 5.000 per ounce untuk pertama kalinya. Penguatan ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, ekspektasi penurunan suku bunga Amerika Serikat, serta pembelian emas oleh bank sentral di tengah tren de-dolarisasi.
Pasar Menanti Arah Kebijakan The Fed di Tengah Volatilitas
Pelaku pasar juga mencermati pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang berlangsung selama dua hari. Investor menantikan pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell terkait arah suku bunga dan kebijakan moneter ke depan. Ketidakpastian tersebut membuat emas tetap diminati sebagai aset aman, sekaligus menopang harga emas domestik di level tertinggi.
Analis Memperkirakan Harga Emas Terus Menguat hingga Akhir 2026
Sejumlah lembaga keuangan global memproyeksikan harga emas dunia berpotensi mencapai USD 6.000 per ounce pada akhir 2026. Proyeksi tersebut memperkuat optimisme pasar bahwa harga emas Antam masih memiliki ruang kenaikan, seiring tingginya permintaan dan sentimen global yang mendukung pergerakan logam mulia.
