Harga Emas Dunia Perkasa Seiring Ekspektasi Pelonggaran Kebijakan The Fed

Harga Emas Dunia Menguat karena Pasar Memperkirakan The Fed Melonggarkan Kebijakan

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Harga emas dunia bergerak menguat pada akhir pekan seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat. Sentimen positif tersebut mendorong logam mulia mencatatkan potensi kenaikan mingguan di tengah sinyal perlambatan ekonomi Negeri Paman Sam.

Pada perdagangan Jumat, harga emas spot naik dan bertahan di zona positif. Pasar merespons kombinasi data inflasi dan tenaga kerja Amerika Serikat yang menunjukkan pelemahan, sehingga memperkuat keyakinan bahwa Federal Reserve memiliki ruang untuk memangkas suku bunga dalam waktu mendatang.

Pasar Mendorong Harga Emas Naik di Tengah Harapan Pemangkasan Suku Bunga

Mengutip CNBC pada Sabtu, 20 Desember 2025, harga emas di pasar spot naik 0,3 persen ke level USD 4.346,69 per ounce. Sepanjang pekan berjalan, emas berpeluang mencatatkan kenaikan lebih dari 1 persen. Pada saat yang sama, kontrak berjangka emas Amerika Serikat ikut menguat 0,4 persen ke posisi USD 4.380 per ounce.

Kenaikan tersebut mencerminkan optimisme investor yang mulai mengalihkan aset ke instrumen lindung nilai. Emas kembali diminati karena dinilai mampu menjaga nilai kekayaan saat kebijakan moneter berpotensi berubah lebih longgar.

Data Inflasi dan Tenaga Kerja AS Menguatkan Sentimen Positif Emas

Sentimen penguatan harga emas semakin solid setelah Amerika Serikat merilis data inflasi terbaru. Inflasi konsumen AS pada November 2025 tercatat naik 2,7 persen secara tahunan, lebih rendah dibandingkan proyeksi ekonom yang berada di kisaran 3,1 persen.

Selain itu, tingkat pengangguran AS meningkat menjadi 4,6 persen, yang menjadi level tertinggi sejak September 2021. Kondisi tersebut menandakan perlambatan aktivitas ekonomi dan tekanan di pasar tenaga kerja, sehingga membuka peluang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan suku bunga.

Analis Menilai The Fed Berpeluang Tetap di Jalur Pelonggaran

Chief market strategist Blue Line Futures, Phillip Streible, menilai kombinasi data inflasi yang lebih rendah dan laporan tenaga kerja yang melemah memperkuat ekspektasi pasar. Menurut dia, kondisi tersebut menegaskan bahwa Federal Reserve seharusnya tetap berada di jalur pelonggaran kebijakan moneter.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga cenderung menguntungkan emas karena menurunkan imbal hasil aset berbunga. Situasi ini mendorong investor untuk kembali menempatkan dana pada emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.