Harga Emas Dunia Tembus Tertinggi Dua Pekan, Ditopang Prospek Pemotongan Suku Bunga Fed

Harga Emas Dunia Menguat Tajam

Jakarta – Harga emas dunia melonjak tajam pada perdagangan Jumat, 28 November 2025, menuju kenaikan bulanan keempat berturut-turut. Ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) bulan depan mendorong minat investor membeli aset safe haven ini.

Selain emas, harga perak juga mencatat rekor tertinggi baru, menandakan sentimen positif terhadap logam mulia secara umum.

Emas Spot Naik 1 Persen

Data CNBC mencatat harga emas di pasar spot naik 1 persen menjadi USD 4.192,78 per troy ounce, level tertinggi sejak 14 November. Secara mingguan, emas menguat 2,9 persen dan diperkirakan menutup bulan ini dengan kenaikan 4,6 persen.

Sementara itu, harga perak melesat ke rekor baru di USD 55,33 per ounce, naik 3,5 persen dalam satu sesi perdagangan dan meningkat 13 persen sepanjang bulan ini.

Gangguan Perdagangan Sementara Tidak Menghentikan Kenaikan

Perdagangan berjangka sempat dihentikan beberapa jam akibat gangguan teknis di CME Group, memengaruhi transaksi valuta asing, komoditas, obligasi, hingga saham. Namun, perdagangan kembali dibuka sekitar pukul 13.30 GMT dan harga emas terus menunjukkan tren naik.

Emas berjangka AS untuk pengiriman Februari menguat 0,61 persen menjadi USD 4.227,60 per ounce, memperkuat optimisme investor terhadap logam mulia.

Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Jadi Pendorong Utama

Investor percaya bahwa potensi pemangkasan suku bunga oleh The Fed akan meningkatkan daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil. Optimisme ini mendorong permintaan emas meningkat, sehingga harga berhasil menembus level tertinggi dua pekan.

Para analis juga mencatat, kondisi global seperti ketidakpastian ekonomi dan kenaikan utang negara mendorong investor mempertahankan posisi emas sebagai lindung nilai.

Harga emas dunia kini berada di level tertinggi dua pekan dan menunjukkan tren bullish yang konsisten. Prospek pemangkasan suku bunga Federal Reserve menjadi katalis utama, sementara harga perak turut mencetak rekor. Investor disarankan memantau level resistance berikutnya untuk menentukan strategi trading dan investasi yang optimal.