Harga Emas Dunia Tergelincir Akibat Aksi Ambil Untung Investor
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
Investor ramai lakukan aksi ambil untung setelah emas capai rekor tertinggi
Jakarta – Harga emas dunia mengalami koreksi pada perdagangan Kamis, 30 Januari 2026, setelah para investor melakukan aksi ambil untung menyusul lonjakan harga ke rekor tertinggi. Meski terkoreksi, kinerja emas tetap menunjukkan penguatan bulanan terbaik sejak era 1980-an di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.
Harga emas spot turun ke posisi USD 5.330,20 per ounce
Harga emas spot tercatat turun 1,3% menjadi USD 5.330,20 per ounce. Selama sesi perdagangan, logam mulia sempat menurun lebih dari 5% ke level terendah USD 5.109,62 setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi USD 5.594,82. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari juga menutup perdagangan melemah 0,3% di posisi USD 5.318,40.
Aksi jual memicu koreksi meski tren bulanan tetap positif
David Meger, Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, menjelaskan bahwa aksi jual yang dramatis terjadi setelah emas mencetak rekor tertinggi baru-baru ini. Meskipun harga terkoreksi, emas spot tetap naik sekitar 24% sepanjang bulan Januari dan menguat 7% dalam sepekan terakhir. Fenomena ini menunjukkan minat investor tetap kuat meski mereka mengambil keuntungan dari lonjakan harga sebelumnya.
Harga emas tetap menarik perhatian investor menjelang akhir pekan
Artikel terkait tentang harga emas yang turun dari rekor tertinggi ini menjadi sorotan pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com pada akhir pekan. Pergerakan harga emas tetap menjadi fokus utama bagi investor yang memantau potensi keuntungan dan risiko di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu.
