Harga Emas Pegadaian Tetap Stagnan pada 30 Maret 2026
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
Pegadaian Pertahankan Harga Emas UBS, Galeri24, dan Antam Sejak Akhir Pekan
Jakarta – Pegadaian mempertahankan harga emas untuk produk UBS, Galeri24, dan Antam pada perdagangan Senin, 30 Maret 2026. Data yang tercatat pada pukul 07.22 WIB menunjukkan tidak ada perubahan harga dibandingkan posisi Minggu, 29 Maret 2026.
Harga emas UBS berada di level Rp 2.832.000 per gram, sementara Galeri24 dipatok Rp 2.818.000 per gram. Adapun emas Antam dijual Rp 2.937.000 per gram. Kondisi stagnan ini mencerminkan pasar yang cenderung menahan pergerakan setelah fluktuasi pada pekan sebelumnya.
Selanjutnya, Pegadaian menyediakan emas Galeri24 dalam berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Di sisi lain, UBS tersedia dari 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan Antam ditawarkan mulai 0,5 gram hingga 100 gram melalui platform Sahabat Pegadaian.
Daftar Harga Emas Pegadaian Tunjukkan Stabilitas di Semua Ukuran
Harga emas Galeri24 untuk ukuran 0,5 gram tercatat Rp 1.479.000 dan 1 gram sebesar Rp 2.818.000. Sementara itu, ukuran 2 gram dijual Rp 5.569.000 dan 5 gram mencapai Rp 13.821.000. Harga untuk ukuran lebih besar seperti 10 gram dan 100 gram masing-masing berada di Rp 27.567.000 dan Rp 273.829.000.
Pada produk Antam, harga 0,5 gram berada di Rp 1.521.000 dan 1 gram sebesar Rp 2.937.000. Kemudian, emas 5 gram dijual Rp 14.449.000 dan 10 gram mencapai Rp 28.841.000. Untuk ukuran 100 gram, harga tercatat Rp 287.639.000.
Sementara itu, emas UBS menunjukkan harga 0,5 gram sebesar Rp 1.531.000 dan 1 gram Rp 2.832.000. Harga 5 gram mencapai Rp 13.887.000 dan 10 gram berada di Rp 27.628.000. Untuk ukuran 100 gram, UBS dibanderol Rp 275.066.000.
Kondisi ini menegaskan bahwa seluruh produk emas di Pegadaian bergerak stabil tanpa perubahan harga pada awal pekan.
Kenaikan Harga Emas Dunia Pekan Lalu Dorong Sentimen Pasar
Meskipun harga domestik stagnan, pasar global justru mencatat kenaikan signifikan pada akhir pekan sebelumnya. Harga emas dunia melonjak lebih dari 3 persen pada Jumat, 27 Maret 2026.
Harga emas spot naik menjadi USD 4.536,29 per ounce, sedangkan kontrak berjangka emas AS mencapai USD 4.533,70. Kenaikan ini terjadi karena investor memanfaatkan koreksi harga sebelumnya untuk kembali membeli emas.
Selain itu, pelaku pasar juga mencermati potensi meredanya konflik di Timur Tengah yang memengaruhi sentimen global. Kondisi tersebut mendorong minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai.
Analis Prediksi Harga Emas Masih Berpeluang Menguat Meski Hadapi Tekanan
Sejumlah analis melihat peluang kenaikan harga emas dalam beberapa pekan ke depan. Senior Market Strategist RJO Futures, Daniel Pavilonis, menilai koreksi sebelumnya justru membuka peluang pembelian yang menarik bagi investor.
Namun demikian, tekanan tetap muncul dari faktor lain seperti kenaikan harga energi dan inflasi global. Situasi ini mendorong perubahan kebijakan moneter, termasuk potensi kenaikan suku bunga yang dapat membatasi laju emas.
Di sisi lain, Commerzbank menaikkan proyeksi harga emas hingga USD 5.000 per ounce pada akhir tahun. Bank tersebut memperkirakan penurunan harga tidak akan berlangsung lama dan peluang penguatan masih terbuka.
Dengan demikian, pelaku pasar kini terus memantau perkembangan geopolitik dan kebijakan ekonomi global untuk menentukan arah investasi emas ke depan.
