Harga Emas Perhiasan Menguat pada 18 Desember 2025 Seiring Lonjakan Harga Global
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
Liputan6.com, Jakarta – Harga emas perhiasan di pasar domestik menguat pada Kamis, 18 Desember 2025, mengikuti kenaikan harga emas dunia yang kembali mencatat penguatan signifikan. Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat serta melemahnya kondisi pasar tenaga kerja Negeri Paman Sam.
Penguatan harga emas global mendorong pelaku pasar perhiasan di dalam negeri menyesuaikan harga jual. Masyarakat pun kembali mencermati pergerakan emas perhiasan sebagai instrumen lindung nilai sekaligus kebutuhan konsumsi.
Harga Emas Dunia Menguat karena Harapan Pemangkasan Suku Bunga AS
Harga emas dunia naik pada perdagangan Rabu, 17 Desember 2025 waktu setempat. Harga emas spot menguat 0,7 persen ke level USD 4.332,21 per ounce pada pukul 12.10 waktu setempat, setelah sempat naik lebih dari 1 persen di awal sesi. Pada saat yang sama, harga emas berjangka turut meningkat 0,7 persen menjadi USD 4.364 per ounce.
Sepanjang 2025, harga emas dunia tercatat telah melonjak sekitar 65 persen. Kenaikan tersebut mencerminkan kuatnya minat investor terhadap emas di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan arah kebijakan moneter.
Data Tenaga Kerja AS Mendorong Minat pada Aset Safe Haven
Data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan penambahan 64.000 lapangan kerja pada bulan lalu, lebih tinggi dari perkiraan pasar. Namun, tingkat pengangguran justru meningkat menjadi 4,6 persen, yang merupakan level tertinggi sejak September 2021.
Kondisi tersebut memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve berpeluang kembali menurunkan suku bunga. Pasar saat ini memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga pada paruh pertama 2026, yang berpotensi terus mendukung harga emas sebagai aset non-imbal hasil.
Ketegangan Geopolitik Global Menopang Permintaan Emas
Selain faktor moneter, ketegangan geopolitik turut memperkuat permintaan emas. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan blokade terhadap kapal tanker minyak yang dikenai sanksi dan keluar masuk Venezuela. Langkah ini meningkatkan kekhawatiran pasar dan mendorong investor kembali memburu aset safe haven.
Situasi tersebut menciptakan sentimen positif bagi emas, baik di pasar global maupun domestik, termasuk pada segmen emas perhiasan.
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas Ikut Menyesuaikan
Seiring penguatan harga emas dunia, harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas pada Kamis, 18 Desember 2025, turut mengalami penyesuaian. Harga emas perhiasan 24 karat tercatat bergerak naik dan menyentuh level yang lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya.
Pergerakan ini mencerminkan respons pasar domestik terhadap tren global. Masyarakat diimbau tetap mencermati fluktuasi harga sebelum melakukan transaksi beli atau jual emas perhiasan.
