Harga Emas Perhiasan Bergerak Variatif pada 28 Maret 2026 Saat Emas Dunia Menguat
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
Pasar Global Mendorong Kenaikan Harga Emas dan Memicu Respons Investor
Jakarta – Harga emas dunia mencatat lonjakan signifikan pada Jumat, 27 Maret 2026, dan mendorong perhatian pelaku pasar terhadap pergerakan emas, termasuk di sektor perhiasan domestik. Kenaikan ini terjadi setelah investor memanfaatkan momentum saat harga sempat terkoreksi pada awal pekan.
Data pasar menunjukkan harga emas spot naik 3,6 persen menjadi USD 4.536,29 per ounce. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman April ikut menguat 3,6 persen ke level USD 4.533,70 per ounce.
Analis pasar Daniel Pavilonis menilai penurunan sebelumnya membuka peluang beli yang menarik. Ia menjelaskan bahwa harga sempat turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari sehingga mendorong investor kembali masuk ke pasar. Selain itu, pelaku pasar juga mencermati perkembangan konflik Timur Tengah yang mulai menunjukkan potensi de-eskalasi.
Raja Emas Menetapkan Harga Perhiasan dari Kadar Rendah hingga Tinggi
Di pasar domestik, pelaku usaha perhiasan mulai menyesuaikan harga mengikuti dinamika global. Raja Emas menetapkan harga emas perhiasan dengan variasi kadar yang luas pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Untuk kadar tertinggi, emas K24 dipatok Rp 2.300.000 per gram, sementara varian K24 lainnya berada di Rp 2.060.000 per gram. Selanjutnya, harga K23 mencapai Rp 1.950.000 dan K22 sebesar Rp 1.865.000 per gram.
Harga terus menurun seiring kadar emas yang lebih rendah. Emas K21 dijual Rp 1.781.000, K20 Rp 1.696.000, dan K19 Rp 1.610.000 per gram. Adapun K18 dibanderol Rp 1.527.000 dan K17 sebesar Rp 1.442.000 per gram.
Untuk kadar menengah hingga rendah, Raja Emas mematok harga K16 di Rp 1.356.000, K15 Rp 1.273.000, K14 Rp 1.188.000, hingga K10 di Rp 848.000 per gram. Sementara itu, kadar paling rendah seperti K9 hingga K5 berada dalam rentang Rp 756.000 hingga Rp 425.000 per gram.
Laku Emas Menyesuaikan Harga Perhiasan Berdasarkan Kadar Emas
Selain Raja Emas, Laku Emas juga memperbarui harga jual perhiasan sesuai kadar emas pada hari yang sama. Harga untuk kadar 24K atau 99 persen berada di Rp 2.263.000 per gram.
Kemudian, kadar 23K dijual Rp 1.942.000 dan 22K sebesar Rp 1.857.000 per gram. Untuk kadar 21K dan 20K, masing-masing berada di Rp 1.776.000 dan Rp 1.690.000 per gram.
Harga terus menyesuaikan untuk kadar lebih rendah. Emas 19K dibanderol Rp 1.604.000, 18K Rp 1.518.000, dan 17K sebesar Rp 1.432.000 per gram. Selanjutnya, kadar 16K hingga 10K berada dalam kisaran Rp 1.346.000 hingga Rp 837.000 per gram.
Adapun kadar 9K dijual Rp 751.000 per gram. Perbedaan harga ini mencerminkan kadar emas murni yang terkandung dalam masing-masing produk perhiasan.
Proyeksi Pasar Menunjukkan Tren Kenaikan Bertahap Harga Emas
Seiring dengan itu, sejumlah lembaga keuangan global mulai memperbarui proyeksi harga emas. Commerzbank menaikkan target harga emas akhir tahun menjadi USD 5.000 per ounce dari sebelumnya USD 4.900.
Bank tersebut memperkirakan tekanan geopolitik akan mereda dalam beberapa bulan ke depan, yang berpotensi memengaruhi kebijakan suku bunga. Selain itu, Federal Reserve diprediksi akan kembali menurunkan suku bunga secara bertahap hingga pertengahan tahun depan.
Dengan kondisi tersebut, harga emas berpotensi mengalami kenaikan bertahap dalam beberapa pekan mendatang. Investor pun terus memantau perkembangan global untuk menentukan langkah investasi selanjutnya.
