Harga Emas Perhiasan Naik dan Sentuh Rp2,3 Juta per Gram pada 29 Maret 2026
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
Pasar Emas Dunia Bangkit dan Dorong Optimisme Investor
Jakarta – Harga emas dunia mulai menunjukkan pemulihan setelah mengalami koreksi selama tiga pekan terakhir. Kondisi ini mendorong optimisme pelaku pasar karena logam mulia mampu bertahan di level support jangka panjang yang dinilai krusial.
Mengacu pada data Kitco pada Minggu, 29 Maret 2026, harga emas sempat turun ke level USD4.099 per ounce di awal pekan. Namun, harga kemudian berbalik menguat dan mencatat kenaikan signifikan pada akhir pekan.
Harga emas spot terakhir diperdagangkan di USD4.525,70 per ounce, melonjak lebih dari 3 persen dalam sehari dan naik tipis dibandingkan pekan sebelumnya. Kenaikan ini terjadi meski harga minyak dan dolar Amerika Serikat sama-sama menguat.
Analis Senior Pepperstone, Michael Brown, menilai pergerakan ini menjadi sinyal awal yang positif. Ia melihat pasar mulai menemukan titik keseimbangan baru yang berpotensi memperkuat peran emas sebagai aset lindung nilai.
Analis Menilai Risiko Pasar Masih Membayangi Pergerakan Harga
Meski tren penguatan mulai terlihat, analis menilai sejumlah risiko masih mengintai pasar emas global. Salah satu faktor utama berasal dari ketegangan geopolitik, khususnya potensi konflik berkepanjangan dengan Iran.
Brown menyebut adanya aktivitas bank sentral yang meningkatkan penjualan emas dalam jumlah besar dalam dua pekan terakhir. Jika tren ini berlanjut, tekanan terhadap harga emas bisa kembali meningkat dan membalikkan tren kenaikan yang terjadi sebelumnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa level USD4.100 per ounce saat ini menjadi batas penting. Pelaku pasar yang optimistis diperkirakan akan mempertahankan level tersebut jika terjadi tekanan penurunan harga dalam jangka pendek.
Pedagang Menetapkan Harga Emas Perhiasan Hingga Rp2,3 Juta per Gram
Seiring dengan pergerakan emas global, harga emas perhiasan di pasar domestik juga menunjukkan variasi. Di gerai Raja Emas, harga tertinggi untuk kadar 24 karat mencapai Rp2.300.000 per gram.
Selain itu, harga untuk kadar 23 karat berada di kisaran Rp1.950.000 per gram, sementara 22 karat dipatok sekitar Rp1.865.000 per gram. Harga terus menurun seiring dengan berkurangnya kadar emas, hingga mencapai Rp425.000 per gram untuk kadar 5 karat.
Sementara itu, di Laku Emas, harga emas 24 karat berada di level Rp2.263.000 per gram. Untuk kadar 23 karat, pedagang menetapkan harga sekitar Rp1.942.000 per gram, diikuti 22 karat sebesar Rp1.857.000 per gram.
Perbedaan harga antar gerai ini mencerminkan variasi kebijakan penjualan dan kualitas produk di masing-masing toko. Meski demikian, tren harga tetap mengikuti pergerakan emas global yang mulai menguat.
