Harga Emas Perhiasan Bergerak Stabil Saat Harga Global Melemah pada 30 Maret 2026
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
Pasar Global Menekan Harga Emas di Tengah Konflik Timur Tengah
Jakarta – Harga emas dunia melemah pada Senin, 30 Maret 2026, dan langsung memengaruhi sentimen pasar. Data menunjukkan harga emas turun hampir 1 persen ke level USD 4.450 per ounce sebelum kembali menguat tipis ke USD 4.498 pada pukul 10.58 WIB.
Tekanan ini muncul seiring konflik di Timur Tengah yang memasuki pekan kelima tanpa kepastian. Ketegangan meningkat setelah kelompok Houthi yang didukung Iran ikut terlibat dan menargetkan Israel. Situasi ini juga memperbesar risiko gangguan jalur pelayaran di Laut Merah serta infrastruktur energi di kawasan tersebut.
Selain itu, laporan menyebutkan militer Amerika Serikat mulai mempersiapkan operasi darat di Iran setelah mengirim tambahan pasukan. Kondisi ini membuat pasar tetap waspada, meskipun harga emas justru terkoreksi dari posisi puncaknya.
Raja Emas Menawarkan Harga Perhiasan Mulai dari Level Terendah
Di pasar domestik, pelaku usaha tetap menjaga harga emas perhiasan relatif stabil. Raja Emas, misalnya, menetapkan harga emas kadar 24 karat di kisaran Rp 2.050.000 hingga Rp 2.290.000 per gram.
Sementara itu, harga emas dengan kadar lebih rendah mengikuti penyesuaian bertahap. Kadar 23 karat dijual Rp 1.934.000 per gram, sedangkan kadar 22 karat berada di Rp 1.849.000 per gram. Harga terus menurun hingga kadar terendah, yakni 5 karat yang dibanderol Rp 425.000 per gram.
Variasi harga ini menunjukkan fleksibilitas pasar perhiasan dalam menjangkau berbagai segmen konsumen, terutama di tengah fluktuasi harga global.
Laku Emas Menyesuaikan Harga Jual Berdasarkan Kadar Logam
Selanjutnya, Laku Emas juga mempertahankan struktur harga yang kompetitif dengan menyesuaikan kadar emas. Untuk emas 24 karat dengan kadar 99 persen, harga ditetapkan Rp 2.263.000 per gram.
Adapun emas 23 karat dijual Rp 1.942.000 per gram, sementara kadar 22 karat berada di Rp 1.857.000 per gram. Harga terus menurun seiring penurunan kadar, hingga emas 9 karat yang dibanderol Rp 751.000 per gram.
Dengan pola ini, pelaku pasar memberikan pilihan luas bagi konsumen yang ingin membeli perhiasan sesuai kebutuhan dan kemampuan.
Antam Menurunkan Harga Emas Batangan dan Buyback Secara Bersamaan
Di sisi lain, harga emas batangan Antam justru mengalami penurunan signifikan. Antam menetapkan harga emas di Rp 2.807.000 per gram, turun Rp 30.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Penurunan juga terjadi pada harga buyback yang turun Rp 36.000 menjadi Rp 2.425.000 per gram. Kondisi ini memperlihatkan tekanan yang masih terjadi di pasar emas domestik.
Meski demikian, harga emas Antam sebelumnya sempat mencetak rekor tertinggi pada 29 Januari 2026 di level Rp 3.168.000 per gram. Fluktuasi ini menegaskan bahwa pasar emas masih sangat dipengaruhi dinamika global dan kebijakan ekonomi.
