Kesalahan Menyimpan Emas di Rumah Berpotensi Menurunkan Nilai Investasi
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5354448/original/066493600_1758252187-Gemini_Generated_Image_ngns10ngns10ngns.jpg)
Menyimpan emas di rumah masih menjadi pilihan banyak orang karena dianggap praktis dan aman. Namun, kebiasaan tersebut sering dilakukan tanpa perhitungan risiko yang matang. Akibatnya, nilai emas sebagai aset investasi justru terancam turun akibat kesalahan penyimpanan yang berulang. Kondisi ini perlu menjadi perhatian serius, terutama bagi pemilik emas fisik yang ingin menjaga nilai jual dan likuiditasnya.
Pada Selasa, 16 Desember 2025, Liputan6.com di Jakarta mengulas berbagai kesalahan umum yang kerap terjadi saat masyarakat menyimpan emas di rumah. Kesalahan ini tidak hanya meningkatkan risiko kehilangan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi fisik emas dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pemahaman mengenai cara penyimpanan yang tepat menjadi langkah penting untuk melindungi investasi.
Menyimpan Emas di Lokasi Mudah Diakses Meningkatkan Risiko Pencurian
Banyak pemilik emas memilih menyimpan perhiasan atau emas batangan di laci, lemari, atau tempat terbuka lainnya. Kebiasaan ini memudahkan akses, tetapi secara bersamaan membuka peluang pencurian. Tanpa sistem keamanan tambahan, emas menjadi target empuk bagi pelaku kejahatan, terutama saat rumah dalam kondisi kosong.
Paparan Kelembapan Memicu Kerusakan Fisik pada Emas
Lingkungan lembap sering diabaikan saat menyimpan emas. Padahal, kelembapan dapat memicu perubahan warna, terutama pada perhiasan emas yang mengandung campuran logam lain. Kerusakan fisik ini berpotensi menurunkan nilai jual emas saat akan dilepas ke pasar.
Menyimpan Emas Tanpa Pelindung Mempercepat Keausan
Sebagian orang menyimpan emas tanpa wadah khusus. Gesekan antarperhiasan atau dengan benda lain dapat menyebabkan goresan halus. Seiring waktu, kondisi ini membuat tampilan emas menurun dan memengaruhi harga jualnya.
Mengabaikan Sertifikat Menghambat Proses Penjualan
Sertifikat emas sering disimpan terpisah atau bahkan hilang. Padahal, keberadaan sertifikat sangat penting untuk menjamin keaslian dan mempermudah transaksi penjualan. Tanpa dokumen ini, nilai emas berpotensi turun karena proses verifikasi menjadi lebih sulit.
Menyimpan Emas Tanpa Asuransi Meningkatkan Kerugian Finansial
Risiko kebakaran, banjir, atau pencurian dapat terjadi kapan saja. Menyimpan emas di rumah tanpa perlindungan asuransi membuat pemilik menanggung kerugian penuh jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
Kurangnya Pengecekan Berkala Mempercepat Penurunan Nilai
Emas yang disimpan terlalu lama tanpa pengecekan berkala berisiko mengalami kerusakan tersembunyi. Pemeriksaan rutin membantu memastikan kondisi emas tetap optimal dan siap dijual kapan saja.
Penyimpanan Tidak Tepat Mengurangi Likuiditas Investasi
Kesalahan penyimpanan yang berulang akhirnya berdampak pada likuiditas emas. Ketika kondisi fisik menurun atau dokumen tidak lengkap, proses penjualan menjadi lebih rumit dan nilai investasi ikut tertekan.
