Maling Bobol Rumah Warga Saat Salat Idulfitri dan Gondol Brankas Berisi Emas 1 Kg
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539134/original/070338300_1774591133-430137.jpg)
Pelaku Manfaatkan Rumah Kosong Saat Pemilik Salat Idulfitri
Jakarta – Aksi pencurian terjadi di sebuah rumah warga di Jalan Kemuning, Kelurahan Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, saat momen Idulfitri, Sabtu, 21 Maret 2026. Pelaku memanfaatkan kondisi rumah yang kosong ketika pemilik bersama keluarga pergi menunaikan salat Idulfitri.
Rekaman kamera pengawas atau CCTV menunjukkan dua orang diduga pelaku memasuki area rumah. Meski pemilik telah mengunci pintu dan pagar sebelum pergi, pelaku tetap berhasil membobol masuk dan menjalankan aksinya.
Peristiwa ini berlangsung tanpa diketahui warga sekitar, sehingga pelaku leluasa mengambil barang berharga dari dalam rumah.
Polisi Selidiki Aksi Pencurian dan Buru Pelaku
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pinrang, AKP Ananda Gunawan, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif.
Ia menjelaskan bahwa korban baru menyadari pencurian setelah kembali dari salat Idulfitri. Saat tiba di rumah, korban merasa curiga karena mendapati gembok dalam kondisi rusak.
Korban kemudian masuk ke dalam rumah untuk memeriksa kondisi di dalam. Namun, ia langsung terkejut ketika mengetahui brankas miliknya telah hilang dari kamar.
Polisi kini terus mengumpulkan bukti serta mengejar pelaku yang diduga berjumlah dua orang tersebut.
Pelaku Menggasak Brankas Berisi Emas dan Uang Tunai
Pelaku berhasil membawa kabur satu unit brankas yang berisi perhiasan emas seberat sekitar 1 kilogram serta uang tunai puluhan juta rupiah. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.
Kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan saat ini masih dalam proses penanganan lebih lanjut. Aparat berupaya mengungkap identitas pelaku melalui rekaman CCTV dan barang bukti lainnya.
AKP Ananda Gunawan menegaskan bahwa pihaknya akan terus memburu pelaku hingga berhasil ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
