Mentan Amran Menindak Tegas Penjual Pangan di Atas HET Jelang Natal dan Tahun Baru
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448772/original/076945400_1766039892-Amran.jpeg)
Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap oknum pelaku usaha yang menjual pangan di atas harga eceran tertinggi menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pernyataan ini disampaikan untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pangan pada periode akhir tahun.
Amran menekankan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi kepada pihak mana pun yang mencoba mengambil keuntungan berlebihan dari momentum hari besar keagamaan. Oleh karena itu, pengawasan distribusi dan harga pangan terus diperketat di seluruh wilayah Indonesia.
Kementerian Pertanian Mengawal Ketat Stok dan Distribusi Pangan Nasional
Kementerian Pertanian memastikan ketersediaan stok pangan strategis nasional berada dalam kondisi aman. Amran menyampaikan bahwa pasokan beras, minyak goreng, daging ayam, dan telur mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru, bahkan hingga menghadapi bulan Ramadhan mendatang.
Selain memastikan kecukupan stok, Kementerian Pertanian juga mengintensifkan koordinasi lintas sektor dengan Satgas Pangan, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum. Langkah ini bertujuan memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan yang berpotensi memicu lonjakan harga di tingkat konsumen.
Satgas Pangan Bergerak Menindak Pelanggaran Harga di Lapangan
Amran menegaskan bahwa Satgas Pangan siap turun langsung ke lapangan untuk menindak pelanggaran harga eceran tertinggi. Aparat akan memeriksa rantai distribusi mulai dari produsen, distributor, hingga pedagang ritel untuk memastikan harga jual sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan bahwa penindakan tegas menjadi bentuk kehadiran negara dalam melindungi masyarakat. Pemerintah ingin memastikan momentum Natal dan Tahun Baru dapat dirayakan dengan tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga kebutuhan pokok.
Pemerintah Mengajak Masyarakat Aktif Mengawasi Harga Pangan
Kementerian Pertanian juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan harga pangan. Amran mendorong warga melaporkan jika menemukan praktik penjualan pangan di atas HET agar dapat segera ditindaklanjuti oleh Satgas Pangan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Amran optimistis stabilitas harga pangan dapat terjaga. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman, menjaga inflasi tetap terkendali, serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi secara adil selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
