Harga Emas Antam pada tanggal 18 Agustus 2025 Turun
emasharini.id– Pada Senin, 18 Agustus 2025, harga emas perhiasan mengalami penurunan. Laku Emas sebagai salah satu penyedia utama merilis daftar harga terbaru berdasarkan kadar emas yang berbeda. Berikut rincian harga per gramnya:
-
24K (99%): Rp1.583.000
-
23K: Rp1.405.000
-
22K: Rp1.347.000
-
21K: Rp1.289.000
-
20K: Rp1.227.000
-
10K: Rp605.000
-
9K: Rp542.000
Terlihat jelas bahwa semakin rendah kadar emas, harga per gramnya juga semakin terjangkau. Kondisi ini memberikan ruang bagi konsumen dengan anggaran terbatas untuk tetap memilih perhiasan sesuai kebutuhan, baik sebagai investasi maupun aksesori gaya. Perbedaan harga ini juga membuat pasar emas perhiasan lebih variatif dan inklusif bagi berbagai kalangan masyarakat.
Harga Perhiasan dari Raja Emas
Pada hari yang sama, Raja Emas, sebagai pesaing lain di pasar emas perhiasan, juga mengumumkan harga terbarunya, yang sedikit berbeda dari Laku Emas. Berikut daftar harganya:
-
K24*: Rp1.675.000
-
K24: Rp1.565.000
-
K23: Rp1.391.000
-
K22: Rp1.330.000
-
K21: Rp1.271.000
-
K10: Rp606.000
-
K5: Rp304.000
Perbedaan harga antara kedua penyedia ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kualitas desain, merek, dan biaya produksi. Hal ini memberikan keuntungan bagi pembeli untuk membandingkan harga dan memilih toko yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.
Perbandingan dengan Harga Emas Antam
Jika dibandingkan dengan harga emas batangan murni dari Antam, terlihat adanya selisih harga yang cukup signifikan. Harga emas Antam 24 karat pada hari ini tercatat di Rp1.894.000 per gram, jauh lebih tinggi dibanding harga emas perhiasan 24K di pasar. Selisih harga ini tidak hanya karena kadar emas tetapi juga disebabkan oleh biaya tambahan seperti pengerjaan, desain, dan margin distribusi yang melekat pada produk perhiasan.
Faktor Penyebab Harga Perhiasan Turun
Walaupun harga emas dunia sempat mengalami kenaikan sebesar 0,3%, harga emas perhiasan di pasar domestik justru mengalami penurunan. Beberapa faktor utama yang memengaruhi kondisi ini adalah:
-
Biaya Produksi dan Desain
Biaya tambahan untuk pengerjaan dan desain perhiasan menambah markup harga. Jika tren desain berubah menjadi lebih sederhana, biaya produksi pun cenderung menurun, sehingga harga perhiasan ikut turun. -
Perubahan Tren Konsumen
Saat ini, banyak konsumen yang lebih memilih perhiasan yang fungsional dan ekonomis, bukan hanya sekadar untuk investasi atau koleksi mewah. Tren ini membuat produsen menyesuaikan harga agar tetap kompetitif. -
Dinamika Pasar Ritel
Pasar ritel perhiasan lebih fluktuatif dibanding distribusi emas batangan. Permintaan yang berubah-ubah dan persaingan di antara toko-toko membuat harga perhiasan mengalami penyesuaian secara lebih cepat.
Dengan kondisi pasar seperti ini, konsumen diharapkan tetap teliti dalam memilih produk perhiasan emas yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Melakukan perbandingan harga dari berbagai penyedia seperti Laku Emas dan Raja Emas bisa menjadi strategi cerdas untuk mendapatkan nilai terbaik saat membeli perhiasan emas.