Harga Emas Antam Turun Rp5.000 pada 16 Maret 2026
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3458467/original/039196400_1621321943-20210518-Harga-Emas-Antam-3.jpg)
Harga emas batangan produksi Aneka Tambang kembali melemah pada perdagangan Senin, 16 Maret 2026. Penurunan ini membuat harga emas Antam turun Rp5.000 per gram dibandingkan posisi sebelumnya.
Data dari situs resmi Logam Mulia menunjukkan harga emas Antam kini berada di level Rp2.992.000 per gram. Sebelumnya, pada perdagangan Sabtu, harga emas tercatat Rp2.997.000 per gram.
Penurunan ini juga melanjutkan tren pelemahan dalam beberapa hari terakhir. Jika dihitung selama dua hari terakhir, harga emas Antam tercatat telah turun hingga Rp29.000 per gram.
Antam Menurunkan Harga Buyback Emas Menjadi Rp2.744.000 per Gram
Selain harga jual, Antam juga menurunkan harga buyback atau harga pembelian kembali emas dari masyarakat. Pada perdagangan hari ini, harga buyback turun Rp5.000 menjadi Rp2.744.000 per gram.
Harga buyback merupakan acuan yang digunakan Antam ketika masyarakat menjual kembali emas batangan mereka. Dengan demikian, investor yang ingin melepas emas akan menerima harga sesuai nilai buyback tersebut.
Sebelumnya, emas Antam sempat mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Pada 29 Januari 2026, harga emas Antam mencapai Rp3.168.000 per gram, sementara harga buyback berada di level Rp2.989.000 per gram.
Daftar Harga Emas Antam Berbagai Ukuran pada 16 Maret 2026
Penyesuaian harga juga berlaku untuk berbagai ukuran emas batangan yang dipasarkan Antam di Gedung Antam.
Harga emas ukuran 0,5 gram dijual Rp1.546.000. Selanjutnya emas 1 gram berada di harga Rp2.992.000, sedangkan ukuran 2 gram dipasarkan Rp5.934.000.
Untuk ukuran yang lebih besar, emas 3 gram dijual Rp8.883.000 dan emas 5 gram berada di level Rp14.775.000. Sementara itu, emas ukuran 10 gram dibanderol Rp29.470.000.
Adapun emas ukuran 25 gram dipasarkan Rp73.510.000 dan ukuran 50 gram dijual Rp146.855.000. Harga emas 100 gram mencapai Rp293.560.000.
Pada ukuran yang lebih besar, emas 250 gram dijual Rp733.590.000, sedangkan ukuran 500 gram berada di level Rp1.466.900.000. Untuk ukuran terbesar, yakni 1.000 gram, harga emas Antam tercatat Rp2.932.600.000.
Pergerakan Harga Emas Dunia Membuat Investor Menunggu Sinyal The Fed
Di sisi lain, harga emas dunia masih bergerak fluktuatif sepanjang pekan lalu. Pasar mencatat harga emas berada di kisaran USD5.000 hingga USD5.240 per troy ons.
Harga emas sempat menguat hingga Selasa pagi sebelum akhirnya melemah secara bertahap hingga akhir pekan. Investor menilai ketidakpastian konflik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang memicu volatilitas pasar.
Survei emas mingguan dari Kitco News menunjukkan pelaku pasar di Wall Street masih ragu terhadap arah harga emas dalam jangka pendek. Sebaliknya, investor ritel di Main Street tetap mempertahankan pandangan bullish moderat.
Analis pasar senior di Forex.com, James Stanley, menilai harga emas masih memiliki peluang naik selama mampu bertahan di atas USD5.000 per ons.
Sementara itu, Presiden dan COO Asset Strategies International, Rich Checkan, memperkirakan harga emas bisa melemah dalam jangka pendek menjelang pertemuan kebijakan suku bunga oleh Federal Open Market Committee.
Di sisi lain, analis dari Adrian Day Asset Management, Adrian Day, menilai faktor moneter tetap menjadi pendorong utama harga emas dalam jangka panjang meskipun dinamika geopolitik dapat memicu fluktuasi sementara.
