Harga Emas 24 Karat Bergerak Variatif pada 12 Maret 2026 Saat Antam Turun dan Pegadaian Naik
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156439/original/081310900_1663062668-Emas3.jpg)
PT Aneka Tambang Tbk Menurunkan Harga Emas 24 Karat Secara Signifikan
Pasar emas domestik menunjukkan pergerakan beragam pada Kamis, 12 Maret 2026. Harga emas 24 karat produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun cukup dalam dan langsung menarik perhatian pelaku pasar.
Harga emas Antam ukuran 1 gram turun Rp 45.000 menjadi Rp 3.042.000. Penurunan ini mengikuti tren global yang sedang melemah dan berdampak pada minat investor dalam jangka pendek. Selain itu, harga buyback juga ikut terkoreksi Rp 43.000 menjadi Rp 2.804.000 per gram.
Kondisi ini mendorong investor untuk mencermati kembali strategi transaksi mereka, terutama di tengah fluktuasi pasar yang masih berlangsung.
Pegadaian Menaikkan Harga Emas UBS dan Galeri24 di Tengah Pelemahan Antam
Berbeda dengan Antam, Pegadaian justru mencatat kenaikan harga emas pada produk UBS dan Galeri24. Kenaikan ini menunjukkan adanya sentimen positif terhadap kedua jenis emas tersebut.
Harga emas UBS naik Rp 7.000, sementara Galeri24 melonjak Rp 15.000 pada hari yang sama. Untuk ukuran 1 gram, Galeri24 dibanderol Rp 3.098.000, sedangkan UBS mencapai Rp 3.113.000.
Perbedaan arah pergerakan ini memperlihatkan dinamika pasar emas domestik yang tidak selalu sejalan antar penyedia, sehingga membuka peluang bagi investor untuk memilih instrumen yang paling sesuai.
PT Hartadinata Abadi Tbk Menyesuaikan Harga Dasar dan Buyback Emas HRTA Gold
Sementara itu, PT Hartadinata Abadi Tbk juga melakukan penyesuaian harga pada produk emasnya. Harga dasar emas HRTA Gold untuk 1 gram tercatat Rp 2.876.000, sedangkan harga buyback berada di level Rp 2.737.000.
Penyesuaian ini menunjukkan tekanan yang masih dirasakan di pasar emas, meskipun tidak sedalam penurunan yang terjadi pada Antam.
Di sisi lain, pergerakan ini tetap menjadi indikator penting bagi investor yang mempertimbangkan diversifikasi aset ke produk emas selain Antam dan Pegadaian.
Pasar Perhiasan Mencatat Penurunan dan Stabilitas Harga di Berbagai Penyedia
Pergerakan harga juga terjadi di segmen emas perhiasan. Harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia mengalami penurunan di hampir seluruh kadar karat pada 12 Maret 2026.
Sebaliknya, harga emas perhiasan di Hartadinata dan Laku Emas terpantau stabil tanpa perubahan signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa segmen perhiasan memiliki dinamika tersendiri yang tidak selalu mengikuti pergerakan emas batangan.
Dengan situasi tersebut, pelaku pasar dan konsumen perlu mempertimbangkan berbagai faktor sebelum melakukan pembelian, terutama dalam menentukan waktu yang tepat.
