Airlangga Dorong Dana Haji Berinvestasi Emas untuk Redam Risiko Dolar AS
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
Pemerintah Arahkan Dana Haji Masuk Instrumen Emas
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong pengelola dana haji mempertimbangkan investasi emas untuk menjaga nilai dana dari tekanan kurs dolar Amerika Serikat. Ia menilai langkah ini dapat membantu mengurangi risiko pelemahan nilai tukar yang selama ini memengaruhi biaya penyelenggaraan ibadah haji.
Airlangga menjelaskan pemerintah terus menambah subsidi haji karena biaya yang harus dibayarkan cenderung meningkat mengikuti pergerakan dolar AS. Oleh karena itu, ia mendorong strategi investasi yang lebih tahan terhadap fluktuasi mata uang global.
Ia menegaskan bahwa emas memiliki karakteristik sebagai aset yang cenderung mengalami kenaikan nilai dalam jangka panjang. Dengan demikian, dana yang ditempatkan pada emas berpotensi tetap terjaga bahkan meningkat nilainya di masa depan.
Airlangga Nilai Emas Mampu Menjaga Nilai Dana Jangka Panjang
Airlangga menilai investasi emas dapat memberikan perlindungan terhadap nilai dana yang disimpan dalam waktu lama. Ia menyebutkan bahwa selisih nilai dari kenaikan harga emas dapat membantu menutup risiko depresiasi mata uang.
Ia menambahkan bahwa strategi ini dapat menjadi solusi untuk menjaga stabilitas dana haji sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap fluktuasi dolar AS.
Kenaikan Harga Emas Dorong Inflasi Sekaligus Tingkatkan Literasi Investasi
Airlangga juga menyoroti kenaikan harga emas dalam beberapa bulan terakhir yang ikut mendorong inflasi di Indonesia. Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut justru menunjukkan perkembangan positif dalam pemahaman masyarakat terhadap investasi.
Ia menjelaskan bahwa semakin banyak masyarakat yang memilih emas sebagai instrumen investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Tren ini mencerminkan peningkatan literasi keuangan publik.
Pemerintah Perluas Literasi Keuangan Lewat Berbagai Program
Airlangga menyatakan pemerintah terus memperkuat literasi keuangan melalui berbagai forum dan kerja sama lintas lembaga. Ia menyebutkan pembahasan bersama otoritas terkait bertujuan meningkatkan kesejahteraan keuangan masyarakat secara menyeluruh.
Selain itu, ia menilai akses investasi yang semakin mudah turut mendorong partisipasi masyarakat dalam instrumen keuangan, termasuk emas.
Layanan Tabungan Emas Permudah Akses Investasi Masyarakat
Airlangga menegaskan lembaga keuangan seperti Bank Syariah Indonesia dan PT Pegadaian menghadirkan inovasi layanan tabungan emas yang memudahkan masyarakat berinvestasi. Ia menyebutkan masyarakat kini dapat membeli emas dalam nominal kecil melalui fitur digital.
Ia menambahkan bahwa kemudahan transaksi, termasuk pembelian mulai dari Rp100 ribu, menjadi terobosan penting dalam memperluas akses investasi. Menurutnya, model layanan seperti ini bahkan belum banyak ditemukan di negara lain.
