Kenaikan Harga Emas Dorong Inflasi Indonesia dalam Beberapa Bulan Terakhir
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
Airlangga Hartarto Jelaskan Kenaikan Harga Emas Ikut Mengerek Inflasi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa kenaikan harga emas dalam beberapa bulan terakhir turut mendorong inflasi di Indonesia. Ia menyampaikan hal tersebut dalam peluncuran roadmap bullion bank di Jakarta pada Selasa, 6 Maret 2026.
Meski demikian, Airlangga menilai kondisi ini bukan sepenuhnya negatif. Ia justru melihat kenaikan tersebut sebagai indikasi positif yang mencerminkan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap investasi.
Pemerintah Nilai Inflasi dari Emas Menunjukkan Peningkatan Literasi Keuangan
Airlangga menegaskan bahwa inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga emas menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya mengelola keuangan. Menurutnya, masyarakat kini mulai sadar dalam memilih instrumen investasi yang tepat.
Ia menjelaskan bahwa emas menjadi salah satu pilihan utama karena dinilai lebih aman, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Dengan demikian, peningkatan permintaan emas ikut berkontribusi terhadap tekanan inflasi.
Pemerintah Dorong Literasi Keuangan Melalui Berbagai Program Nasional
Selanjutnya, pemerintah terus mendorong peningkatan literasi keuangan melalui berbagai inisiatif. Airlangga menyebut pemerintah aktif berdiskusi dengan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, serta Gubernur Bank Indonesia untuk memperkuat program Dewan Nasional Keuangan Inklusif.
Melalui langkah ini, pemerintah menargetkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memperluas akses terhadap layanan keuangan dan investasi.
Lembaga Keuangan Permudah Akses Investasi Emas bagi Masyarakat
Di sisi lain, berbagai lembaga keuangan terus menghadirkan inovasi untuk mempermudah akses investasi emas. Bank Syariah Indonesia dan PT Pegadaian menyediakan layanan tabungan emas yang memungkinkan masyarakat berinvestasi dengan nominal kecil.
Layanan tersebut memberikan fleksibilitas bagi masyarakat karena transaksi dapat dilakukan mulai dari Rp100 ribu hingga Rp200 ribu. Kemudahan ini membuat investasi emas semakin terjangkau oleh berbagai kalangan.
Inovasi Tabungan Emas Digital Jadi Terobosan Baru di Indonesia
Airlangga menilai model investasi emas digital yang berkembang di Indonesia merupakan sebuah terobosan. Ia menyebut bahwa konsep tersebut belum banyak diterapkan di negara lain.
Dengan adanya inovasi ini, masyarakat dapat mengakses investasi emas secara lebih mudah dan praktis. Oleh karena itu, perkembangan layanan digital ini diyakini akan terus mendorong pertumbuhan minat investasi emas di dalam negeri.
