Harga Emas Perhiasan Turun pada 2 April 2026 Seiring Pelemahan Harga Global
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
Dolar AS Menguat dan Menekan Harga Emas Dunia
Jakarta – Harga emas dunia mengalami penurunan pada Kamis, 2 April 2026 setelah sebelumnya mencatat kenaikan selama empat hari berturut-turut. Penurunan ini terjadi ketika dolar Amerika Serikat kembali menguat dan menekan daya tarik logam mulia di pasar global.
Harga emas global tercatat turun ke level USD 4.690 per ounce. Penguatan dolar AS muncul setelah Presiden AS Donald Trump tidak memberikan kepastian terkait akhir konflik di Timur Tengah. Bahkan, ia menyatakan bahwa operasi militer masih dapat berlanjut dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
Kondisi tersebut mendorong investor beralih ke dolar AS sebagai aset aman. Akibatnya, emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya.
Harga Emas Perhiasan Domestik Menyesuaikan Pergerakan Pasar
Seiring perubahan harga global, pasar emas perhiasan di dalam negeri juga menunjukkan penyesuaian. Harga emas perhiasan di sejumlah toko mengikuti dinamika yang terjadi di pasar internasional serta nilai tukar mata uang.
Di Raja Emas, harga emas kadar 24 karat tercatat berada di level Rp2.400.000 per gram untuk kategori tertentu, sementara varian lainnya dipatok Rp2.170.000 per gram. Adapun emas 23 karat dijual Rp2.030.000 per gram, sedangkan 22 karat berada di Rp1.942.000 per gram.
Harga terus menurun seiring kadar emas yang lebih rendah. Untuk 18 karat, harga tercatat Rp1.590.000 per gram, sementara 14 karat berada di Rp1.236.000 per gram. Bahkan, emas dengan kadar lebih rendah seperti 10 karat dijual Rp883.000 per gram dan 5 karat berada di level Rp442.000 per gram.
Sementara itu, di Laku Emas, harga emas 24 karat berada di kisaran Rp2.365.000 per gram. Untuk 23 karat, harga mencapai Rp2.031.000 per gram, sedangkan 22 karat tercatat Rp1.942.000 per gram.
Harga emas 18 karat di Laku Emas dipatok Rp1.588.000 per gram dan 14 karat sebesar Rp1.231.000 per gram. Adapun emas 10 karat dijual Rp875.000 per gram dan 9 karat berada di Rp786.000 per gram.
Pelaku Pasar Mengikuti Sentimen Suku Bunga dan Inflasi Global
Selain faktor dolar AS, kenaikan harga minyak turut memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi. Kondisi ini membuat pelaku pasar memperkirakan kebijakan moneter akan tetap ketat, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.
Sebelumnya, harga emas sempat menguat pada 1 April 2026 dengan kenaikan 2,5 persen ke USD 4.784,22 per ounce. Namun, perubahan sentimen pasar dengan cepat membalikkan arah pergerakan tersebut.
Analis menilai arah harga emas ke depan akan sangat bergantung pada perkembangan konflik di Timur Tengah serta kebijakan suku bunga Amerika Serikat. Jika tekanan inflasi mereda, peluang penurunan suku bunga dapat kembali terbuka dan mendukung harga emas.
