Harga Emas Antam Anjlok Rp65.000 pada 3 April 2026
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071007/original/007878700_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY4.jpg)
Harga Emas Antam Turun Tajam Setelah Kenaikan Sehari Sebelumnya
Jakarta – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan tajam pada perdagangan Jumat, 3 April 2026. Penurunan ini terjadi setelah harga sempat menguat pada hari sebelumnya, sehingga menunjukkan volatilitas tinggi di pasar logam mulia.
Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp65.000 menjadi Rp2.857.000 per gram. Sebelumnya, harga emas masih berada di level Rp2.922.000 per gram. Kondisi ini terjadi bertepatan dengan libur nasional Jumat Agung, yang turut memengaruhi aktivitas perdagangan.
Selain itu, harga buyback atau harga jual kembali juga ikut melemah. Antam menetapkan harga buyback turun Rp60.000 menjadi Rp2.577.000 per gram, yang menjadi acuan bagi masyarakat saat menjual emasnya kembali.
Harga Emas Antam Masih Berada di Bawah Rekor Tertinggi Januari 2026
Meskipun mengalami penurunan, harga emas Antam masih berada di bawah rekor tertinggi yang sempat tercapai pada 29 Januari 2026. Saat itu, harga emas menyentuh Rp3.168.000 per gram, sementara harga buyback mencapai Rp2.989.000 per gram.
Data yang dirilis oleh Logam Mulia sebagai unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk memastikan informasi harga tetap akurat dan dapat menjadi rujukan bagi investor maupun masyarakat umum.
Daftar Harga Emas Antam Berbagai Ukuran pada 3 April 2026
Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam tersedia dalam berbagai ukuran. Untuk ukuran 0,5 gram, harga tercatat Rp1.478.500. Sementara itu, emas 1 gram dibanderol Rp2.857.000 dan 2 gram mencapai Rp5.664.000.
Selanjutnya, emas 3 gram dijual Rp8.478.000 dan ukuran 5 gram berada di level Rp14.100.000. Untuk ukuran 10 gram, harga mencapai Rp28.120.000, sedangkan 25 gram sebesar Rp70.135.000.
Untuk ukuran lebih besar, emas 50 gram dipatok Rp140.105.000, sementara 100 gram mencapai Rp280.060.000. Adapun emas 250 gram tercatat Rp699.840.000, 500 gram sebesar Rp1.399.400.000, dan 1.000 gram mencapai Rp2.797.600.000.
Penguatan Dolar AS dan Suku Bunga Tinggi Menekan Harga Emas Dunia
Penurunan harga emas Antam tidak terlepas dari tekanan di pasar global. Harga emas dunia turun tajam akibat penguatan dolar Amerika Serikat serta meningkatnya ekspektasi suku bunga tinggi.
Pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait kelanjutan konflik dengan Iran memicu kekhawatiran inflasi. Situasi ini mendorong kenaikan harga minyak dan memperbesar peluang bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Akibatnya, emas menjadi kurang menarik bagi investor karena tidak memberikan imbal hasil. Sejak konflik Iran dimulai pada 28 Februari 2026, harga emas global tercatat telah turun sekitar 13 persen.
