Harga emas Antam turun 1,49 persen pada 13 April 2026 di Palembang

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada Senin, 13 April 2026. Di wilayah Palembang, harga emas tercatat melemah sebesar 1,49 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya dan bergerak di tengah tekanan pasar global yang masih berlanjut.
Data dari Butik Emas Antam menunjukkan harga emas berada pada level Rp 2.818.000 per gram. Nilai tersebut turun sekitar Rp 42.000 dari posisi sebelumnya yang berada di Rp 2.860.000 per gram. Penurunan ini juga tercermin dalam seluruh satuan emas yang diperdagangkan di pasar ritel.
Butik Emas Antam Palembang menyesuaikan harga jual dan buyback secara serentak
Butik Emas Antam Logam Mulia Palembang menyesuaikan harga di semua ukuran emas mengikuti tren pelemahan tersebut. Harga emas 0,5 gram tercatat Rp 1.459.000, sedangkan emas 1 gram berada di Rp 2.818.000. Untuk ukuran 10 gram, harga berada di Rp 27.675.000, sementara emas 100 gram tercatat Rp 276.012.000. Adapun emas 1.000 gram dipatok di Rp 2.758.600.000.
Seiring dengan penurunan harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas juga ikut melemah. Butik Antam menetapkan harga buyback di Rp 2.585.000 per gram, turun Rp 42.000 dari perdagangan sebelumnya. Penyesuaian ini mengikuti pergerakan harga emas global yang masih berfluktuasi.
Pelaku pasar memantau pergerakan harga emas di tengah koreksi harian
Pelaku pasar di Palembang mencermati penurunan harga emas ini sebagai bagian dari dinamika pasar yang dipengaruhi kondisi global. Tekanan harga yang terjadi membuat investor menyesuaikan strategi transaksi, baik untuk pembelian maupun penjualan emas.
Selain itu, perbedaan harga antar wilayah tetap terjadi karena faktor distribusi dan biaya pengiriman dari pusat ke daerah. Kondisi ini membuat harga emas di Palembang dapat sedikit berbeda dibandingkan kota lain seperti Jakarta.
Dalam situasi ini, masyarakat terus memantau perkembangan harga emas harian untuk menentukan waktu terbaik dalam melakukan transaksi, terutama di tengah tren penurunan yang terjadi pada awal pekan.
