Harga Emas Antam Mencatat Pelemahan Sepanjang Pekan Terakhir

Harga emas Antam mengalami penurunan nilai selama perdagangan sepekan terakhir. Komoditas yang kerap disebut sebagai aset safe haven ini mencatatkan pelemahan sekitar 0,52 persen dibandingkan posisi pada hari Senin, 20 April 2026. Harga emas yang semula berada di level Rp 2.840.000 per gram kini bertengger di angka Rp 2.825.000 per gram per Minggu, 26 April 2026. Penurunan ini mencerminkan dinamika pasar yang kurang stabil bagi para pelaku investasi logam mulia.
Pasar Memperlihatkan Fluktuasi Harga Emas yang Signifikan
Pasar logam mulia memperlihatkan pergerakan yang sangat dinamis selama enam hari kerja terakhir. Harga emas sempat melonjak ke level Rp 2.880.000 per gram pada Selasa, 21 April 2026. Namun, tekanan pasar memaksa harga turun drastis ke angka Rp 2.830.000 per gram pada Rabu, 22 April 2026. Kondisi pasar semakin menekan harga emas hingga menyentuh titik terendah di level Rp 2.805.000 per gram pada Kamis dan Jumat. Harapan muncul kembali ketika harga emas perlahan merangkak naik ke level Rp 2.825.000 per gram pada Sabtu, 25 April 2026.
Perusahaan Menyesuaikan Nilai Buyback dan Aturan Pajak
Investor mendapati penurunan harga pada layanan pembelian kembali atau buyback sebesar Rp 4.000 per gram sepanjang pekan ini. Harga buyback yang berada di posisi Rp 2.640.000 per gram pada Senin kini turun menjadi Rp 2.636.000 per gram. Perusahaan tetap menerapkan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024 bagi investor yang menjual kembali emas dengan nilai di atas Rp 10.000.000. Kebijakan ini mewajibkan pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 1,5 persen secara langsung dari total nilai transaksi saat proses buyback berlangsung. Penyesuaian ini menuntut ketelitian investor dalam menghitung keuntungan bersih sebelum melakukan transaksi penjualan kembali aset mereka di butik Antam.
