Antam dan Pegadaian Menurunkan Harga Emas di Jogja pada 27 April 2026

Nilai emas batangan mengalami koreksi pada perdagangan Senin, 27 April 2026. PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat penurunan harga untuk logam mulia mereka di wilayah Yogyakarta. Kondisi ini membuat para investor perlu memantau pergerakan pasar secara teliti jika ingin menambah aset aman atau safe haven tersebut. Para pelaku pasar umumnya memantau harga harian untuk menentukan waktu yang paling tepat dalam melakukan transaksi jual maupun beli.
Antam Mematok Harga Emas Lebih Rendah di Awal Pekan
Antam mematok harga emas di level Rp 2.809.000 per gram pada Senin pagi ini. Angka tersebut menunjukkan penyusutan sebesar 0,57 persen atau turun Rp 16.000 dibandingkan harga pada perdagangan hari sebelumnya. Perusahaan juga menurunkan nilai pembelian kembali atau buyback menjadi Rp 2.620.000 per gram bagi para pemilik yang ingin menjual simpanan logam mulia mereka. Perubahan harga ini mencerminkan dinamika pasar yang sedang melemah setelah sempat berada pada posisi stagnan di akhir pekan.
Pegadaian Melakukan Penyesuaian Harga pada Produk Logam Mulia
Pegadaian turut menyesuaikan harga produk emas mereka mengikuti tren pasar yang kompak melemah. Perusahaan menjual emas Antam seharga Rp 2.922.000 untuk ukuran satu gram. Sementara itu, mereka membanderol emas Galeri24 seharga Rp 2.810.000 per gram setelah menerapkan koreksi harga sebesar Rp 10.000. Pegadaian juga menetapkan harga emas UBS pada angka Rp 2.868.000 per gram yang mencerminkan penurunan sebesar Rp 11.000 dibandingkan harga pada hari kemarin.
Investor Menerapkan Langkah Keamanan Saat Membeli dan Menyimpan Emas
Masyarakat perlu memperhatikan beberapa aspek penting saat membeli dan menyimpan logam mulia agar investasi mereka tetap terjaga nilainya. Calon pembeli harus memilih butik atau toko resmi yang terpercaya untuk meminimalisir risiko pembelian emas palsu. Pembeli wajib melakukan pengecekan keaslian melalui pemindaian QR code menggunakan aplikasi resmi seperti CertiCard untuk emas Antam atau aplikasi UBS Gold untuk produk UBS. Pengguna juga perlu memastikan kondisi kemasan tetap dalam keadaan baik dan tidak merusak bungkusan tersebut karena teknologi QR code yang tersemat sangat berpengaruh pada nilai jual kembali di masa depan. Selain itu, pemilik harus menyimpan koleksi mereka di tempat yang aman dan tidak lembab guna menjaga kualitas fisik logam mulia tetap prima.
