PT Antam dan Pegadaian Menurunkan Harga Emas pada 29 April 2026

Pasar logam mulia mencatat penurunan harga pada Rabu, 29 April 2026. PT Aneka Tambang (Antam) memangkas harga jual emas batangan sebesar Rp 30.000 menjadi Rp 2.784.000 per gram. Kebijakan ini menyusul fluktuasi pasar yang sebelumnya sempat menguat pada perdagangan hari Selasa. Para investor perlu mencermati pergerakan angka ini sebelum mengambil keputusan investasi di tengah kondisi pasar yang dinamis.
Antam Memangkas Harga Jual dan Pembelian Kembali
Perusahaan tidak hanya menurunkan harga jual tetapi juga memangkas nilai pembelian kembali atau buyback secara signifikan. Nilai buyback Antam merosot sebesar Rp 52.000 dari posisi hari sebelumnya, sehingga menyentuh angka Rp 2.573.000 per gram. Investor yang berniat melakukan penjualan aset perlu menyesuaikan strategi keuangan mereka dengan perubahan nilai tersebut. Penurunan harga ini memberikan kesempatan bagi calon pembeli untuk mengamankan aset emas dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan hari kemarin.
Pegadaian Menyesuaikan Harga Produk Emas
Dinamika penurunan harga juga melanda berbagai produk emas di Pegadaian. Produk emas Antam di Pegadaian kini dipatok pada harga Rp 2.896.000 untuk ukuran satu gram setelah mengalami penyesuaian dari harga sebelumnya. Produk emas Galeri24 pun ikut melemah ke level Rp 2.780.000 per gram. Selain itu, Pegadaian mematok harga emas UBS sebesar Rp 2.798.000 per gram pada hari yang sama. Seluruh perubahan harga ini menuntut investor untuk memantau data terbaru sebelum melakukan transaksi pembelian di berbagai outlet resmi.
Investor Menerapkan Langkah Keamanan Investasi
Masyarakat perlu menerapkan langkah-langkah keamanan yang tepat saat membeli dan menyimpan emas agar aset mereka tetap terjaga kualitasnya. Investor harus membeli logam mulia hanya melalui butik atau gerai resmi untuk menghindari risiko barang palsu. Pengguna wajib memverifikasi keaslian emas melalui pemindaian kode QR di aplikasi resmi seperti CertiCard untuk produk Antam atau UBS Gold. Pemilik juga harus menjaga kemasan fisik dalam kondisi baik karena kode QR sangat memengaruhi nilai jual kembali di masa depan. Selain itu, penyimpanan emas memerlukan tempat yang aman, kering, dan tidak tertumpuk benda berat agar kondisi logam mulia tetap prima. Kedisiplinan dalam mengikuti tips keamanan ini membantu investor melindungi nilai aset mereka dari risiko kerusakan fisik maupun kerugian finansial.
