Merdeka Gold Resources Bukukan Laba Bersih USD 27,49 Juta pada 2025
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372934/original/024772400_1759804952-7_OKTOBER_2025-1.jpg)
Perusahaan Melaporkan Pendapatan dan Laba dalam Laporan Tahunan 2025
Jakarta – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melaporkan kinerja keuangan tahun buku 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar USD 27,49 juta. Informasi ini disampaikan melalui Laporan Tahunan dan Keberlanjutan serta ESG untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025 yang dirilis di Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 31 Maret 2026.
Dalam laporan tersebut, perseroan juga mencatat pendapatan sebesar USD 0,13 juta. Meski angka pendapatan tergolong kecil, perusahaan menegaskan bahwa kondisi ini sejalan dengan fase awal operasional penambangan yang baru dimulai pada Oktober 2025. Dengan demikian, kontribusi produksi terhadap pendapatan masih terbatas.
Perusahaan Menjelaskan Struktur Nilai Ekonomi Selama Masa Awal Operasi
Selanjutnya, Merdeka Gold Resources mengungkapkan nilai ekonomi langsung yang dihasilkan sepanjang 2025 mencapai USD 0,12 juta. Sementara itu, nilai ekonomi yang didistribusikan tercatat sebesar USD 58,53 juta.
Di sisi lain, nilai ekonomi yang ditahan tercatat sebesar USD 58,41 juta dengan kondisi negatif. Perusahaan menjelaskan bahwa angka tersebut mencerminkan fase pra-operasional yang masih didominasi oleh investasi dan pengeluaran operasional sebelum produksi berjalan penuh.
Seluruh data tersebut disusun berbasis kas dan telah melalui proses audit sesuai standar pelaporan keuangan. Selain itu, perusahaan juga memastikan bahwa penyajian laporan telah mengikuti standar pengungkapan yang berlaku, termasuk Standar GRI.
Perusahaan Menegaskan Fase Awal Produksi sebagai Tahap Normal Industri Tambang
Merdeka Gold Resources menekankan bahwa kondisi keuangan saat ini merupakan tahap yang umum bagi perusahaan tambang yang baru memasuki masa produksi. Dalam fase ini, perusahaan biasanya mengalokasikan dana besar untuk pembangunan dan operasional awal, sehingga pendapatan belum optimal.
Seiring waktu, perusahaan berharap aktivitas produksi yang mulai berjalan sejak kuartal terakhir 2025 dapat meningkatkan kontribusi pendapatan pada periode berikutnya. Oleh karena itu, perseroan terus mengembangkan proyek tambang sebagai sumber pertumbuhan jangka panjang.
Perusahaan Menyelenggarakan RUPST dan Menjaga Transparansi kepada Investor
Dalam laporan yang sama, perseroan juga memastikan bahwa tidak terdapat produk yang ditarik kembali sepanjang 2025. Selain itu, perusahaan tidak menerima bantuan finansial dari pemerintah selama periode tersebut.
Di sisi tata kelola, Merdeka Gold Resources telah melakukan pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 31 Maret 2026. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas kepada para pemegang saham.
Dengan berbagai langkah tersebut, perusahaan berupaya memperkuat kepercayaan investor di tengah fase awal pengembangan operasional tambang yang masih berlangsung.
