Harga Emas Pegadaian Turun Kompak pada 6 Mei 2026, Antam, UBS, dan Galeri24 Melemah
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463382/original/056596000_1767610256-WhatsApp_Image_2026-01-05_at_10.42.50.jpeg)
Jakarta — Harga emas di Pegadaian kembali bergerak turun pada perdagangan Rabu, 6 Mei 2026. Penurunan terjadi secara serentak pada tiga produk logam mulia yang paling banyak diminati masyarakat, yakni Antam, UBS, dan Galeri24. Koreksi harga ini melanjutkan tren pelemahan yang sudah terlihat dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data terbaru, harga emas UBS turun menjadi Rp2.783.000 per gram. Sementara itu, harga emas Antam berada di level Rp2.871.000 per gram. Adapun emas Galeri24 diperdagangkan di harga Rp2.764.000 per gram.
Jika dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya, ketiga produk tersebut sama-sama mencatatkan penurunan tipis. Pada Selasa, 5 Mei 2026, emas UBS masih berada di level Rp2.796.000 per gram, emas Antam tercatat Rp2.907.000 per gram, sedangkan Galeri24 dipatok Rp2.782.000 per gram.
Pegadaian Menawarkan Beragam Pilihan Ukuran Emas untuk Investor
Di tengah penurunan harga, Pegadaian tetap menyediakan berbagai pilihan ukuran emas bagi masyarakat yang ingin berinvestasi. Produk Galeri24 tersedia mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram atau setara 1 kilogram.
Untuk produk UBS, Pegadaian menawarkan emas mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram. Sementara itu, produk Antam di platform Sahabat Pegadaian tersedia mulai ukuran 0,5 gram sampai 100 gram.
Selain itu, investor juga tetap memantau pergerakan harga emas nasional melalui laman resmi Logam Mulia yang biasanya memperbarui harga setelah pukul 08.30 WIB.
Penurunan Harga Membuka Peluang Akumulasi bagi Investor
Turunnya harga emas di Pegadaian dinilai membuka peluang bagi investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi aset. Dengan harga yang bergerak lebih rendah, masyarakat memiliki kesempatan untuk membeli logam mulia di level yang lebih kompetitif.
Meski demikian, pelaku pasar tetap disarankan memperhatikan dinamika harga global, pergerakan dolar AS, dan kebijakan suku bunga yang dapat memengaruhi harga emas dalam jangka pendek maupun menengah.
